+Kemarau Diprediksikan Pertengahan Juni
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kendati beberapa waktu terakhir di sebagian wilayah Kalteng mengalami cuaca panas dan matahari yang terik, namun diprediksikan dalam tiga hari ini masih akan terjadi hujan. Hal itu disampaikan Badan Metereologi dan Geofisika (BMKG) Kalteng melalui Prakirawannya Muhammad Ihsan Sidiq yang memprakirakan tiga hari kedepan masih terjadi hujan intensitas sedang ataupun tinggi.
Menurutnya, hal itu dikarenakan Sirkulasi Siklonik terpantau di Perairan Barat Kalimantan Barat dan di Samudera Hindia Selatan Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur – Bali, yang membentuk daerah konvergensi dan konfluensi memanjang di sekitar sirkulasi siklonik tersebut.
Dijelaskannya juga, kondisi ini disertai dengan labilitas udara yang kuat serta kelembapan udara yang cukup basah pada lapisan menengah hingga atas, sehingga mendukung proses konvektif dalam pertumbuhan awan hujan di sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah.
“Maka seperti biasa, kami mengimbau masyarakat, yang mesti dilakukan adalah berhati-hati apabila keluar rumah, memperbarui informasi melalui media sosial atau media massa, mencari informasi melalui pihak-pihak terkait kebencanaan, Tidak beraktivitas keluar rumah jika tidak mendesak dan berkoordinasi bersama pihak-pihak terkait kebencanaan,” ujarnya.
Pihaknya juga merilis peringatan dini, yaitu waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang, di wilayah Kalteng. Ada juga waspada potensi genangan air, baniir, banjir bandang, tanah longsor dan pohon tumbang akibat hujan berintensitas sedang atau lebat (yang disertai petir/kilat dan angin kencang.
Sementara itu terkait musim kemarau, untuk prakiraan awal musim kemarau 2023 di wilayah Kalteng, secara umum awal musim kemarau di mulai dari bulan Juni dasarian II (pertengahan Juni) sampai juli dasarian I (awal juli).
Sementara untuk prakiraan puncak musim kemarau 2023 di wilayah Kalimantan Tengah, terjadi pada bulan Juli – September 2023.drn











