Spirit Kalteng

18 Parpol dan 9 Bacalon DPD Mendaftar

23
×

18 Parpol dan 9 Bacalon DPD Mendaftar

Sebarkan artikel ini
Ketua KPU Kalimantan Tengah (Kalteng), Harmain

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Pendaftaran bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, dan calon anggota DPRD Kalteng resmi ditutup, Minggu (14/5). 14 hari pelaksanaan pendaftaran, ada 18 partai politik, dan 9 bakal calon anggota DPD RI yang melakukan pendaftaran.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Tengah (Kalteng) Harmain mengatakan, sampai dengan pukul 23.59 WIB sudah ada 18 partai politik, dan 9 bakal calon DPD RI yang sudah resmi mendaftar. DPD RI terdiri atas Agustin Teras Narang, Amanto Surya Langka, Bella Brittani Bahat, Erni Daryanti, Siti Aseanti, Habib Abdurrahman, Habib Sayid Abi Nazar Alhabsyi, Iswanti, dan Perdie Midel Yoseph.

Sementara untuk parpol, lanjut Harmain, seluruh parpol sudah mendaftarkan semua calegnya untuk mengikuti Pemilu serentak 2024. Sebagai catatan, yang dilakukan ini adalah tahapan pendaftaran. Artinya, masih ada tahapan lagi bagi bakal calon DPD, maupun parpol, yakni tahapan verifikasi.

“Sekarang ini hanya tahapan pendaftaran, dimana semua persyaratan diupload di Sistem Informasi Pencalonan (SILON). KPU bersama dengan pendaftar melakukan pengecekan bersama-sama, apakah syarat pendaftaran sudah lengkap atau belum. Semua peserta dinyatakan lengkap dan diterima,” kata Harmain, di Palangka Raya, Senin (15/5).

Tahapan verifikasi, tambah Harmain, menentukan ke depan caleg ataupun bakal calon DPD RI, apakah berkasnya memang sudah sesuai, sehingga tidak perlu dilakukan perbaikan. Bagi yang masih memenuhi syarat atas hasil verifikasi, akan mendapatkan kesempatan untuk melakukan perbaikan.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalteng Satriadi mengatakan, Bawaslu sejak hari pertama dibukanya pendaftaran turut melakukan pendampingan, sebagai bentuk pengawasan dalam setiap pelaksanaan tahapan pemilu.

“Pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu Kalteng,  sudah tentu akan terus mengikuti perkembangan zaman. Berbagai upaya kecurangan seperti money politic dilakukan pengawasan dengan semaksimal mungkin. ded

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *