+Dari Pukul 10.44 WITA Pemadaman Terus Dinormalkan
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Asisten Manager Komunikasi PLN Kalselteng Vigor, Selasa (8/8), menyampaikan, pada pukul 10.44 WITA telah terjadi gangguan sistem kelistrikan interkoneksi Kalselteng tim yang mengakibatkan pasokan listrik ke sebagian wilayah tersebut mengalami gangguan.
Dengan kondisi tersebut beberapa wilayah di Kalteng, khususnya Palangka Raya, mengalami pemadaman listrik hingga beberapa jam. Pemadaman listrik yang memakan waktu lebih dari 1 jam tersebut dirasakan masyarakat sangat mengganggu aktivitas mereka.
Ira, seorang warga Palangka Raya, mengaku tidak dapat melakukan rutinitasnya di rumah sebagai ibu rumah tangga karena pemadaman tersebut, apalagi dirinya memiliki putra yang masih usia balita. Karena cuaca yang panas dan kipas angin tidak dapat berfungsi lantaran tak ada listrik.
“Panas, anak jadi rewel,” keluhnya dengan logat khasnya.
Hal senada diungkapkan seorang anak yang ditemui Tabengan di Jalan Adonis Samad, Natan. Disebutkannya, gegara listrik padam mengakibatkan sinyal WiFi di rumahnya terputus dan tidak bisa memainkan games online. “Bete, WiFi putus,” ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Vigor merujuk flyers digital yang berisi informasi dari pihak PLN menyatakan bahwa secara bertahap PLN saat ini mengoptimalkan penormalan sistem secepat-cepatnya. Pihaknya sangat menyesal atas kejadian ini, sehingga mengakibatkan aktivitas pelanggan terganggu
Diinformasikan kembali, pada pukul 13.40 WITA, PLN telah memulihkan sebagian wilayah terdampak pada di sistem kelistrikan Kalselteng sebesar 26 persen pelanggan telah berhasil dinormalkan.
Berdasarkan hasil penelusuran telah terjadi gangguan pada penghantar di saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 150 kV. Disebutkan, jalur Karang Joang-Karingau yang saat ini masih dalam investigasi penyebabnya.
Info terakhir yang didapat, pada pukul 19.30 WITA, PLN telah memulihkan sebagian wilayah terdampak padam di sistem kelistrikan Kalselteng sebesar 34 persen pelanggan telah berhasil dinormalkan.
“Kami akan terus berupaya menormalkan kembali sistem kelistrikan. Selain itu, PLN juga berterima kasih kepada seluruh pelanggan atas kesabaran dan dukungan selama proses penormalan sistem kelistrikan. Terima kasih,” ujar Humas PLN UID Kalselteng.
Minta Maaf dan Pulihkan Sistem
Sistem Kelistrikan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN UID Kalselteng) berangsur pulih, setelah terjadi gangguan kelistrikan pada penghantar Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV jalur Karang Joang – Kariangau pukul 10.44 WITA, Selasa (8/8).
General Manager PLN UID Kalselteng Muhammad Joharifin menyampaikan permohonan maafnya dengan adanya gangguan sistem kelistrikan yang terjadi hingga mengakibatkan listrik padam di pelanggan.
“Kami mohon maaf atas padamnya listrik di sebagian daerah di Provinsi Kalsel dan Kalteng akibat gangguan di jaringan yang mengakibatkan padam pada pelanggan kami,” kata Joharifin.
Dirinya menjelaskan bahwa kondisi kelistrikan di Kalselteng per hari ini Selasa 8 Agustus pukul 19.30 WITA sudah 34 persen kembali dinormalkan. Sebelumnya padam terjadi pada beban 238 Mega Watt (MW).
“Sesaat sejak dimulainya gangguan siang tadi, PLN langsung mengupayakan penormalan, dan melakukan backup listrik pada beberapa event kegiatan masyarakat yang memerlukan listrik,” ujarnya.
Akibat gangguan yang terjadi pada SUTT tersebut membuat sistem interkoneksi terganggu hingga memerlukan penormalan pembangkit-pembangkit yang menopang sistem tersebut, hingga pasokan listrik Kalselteng berkurang.
PLN Kalselteng mengupayakan dengan menyiapkan suplai cadangan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang tersebar di Kalsel dan Kalteng untuk membantu sistem agar padam yang terjadi dapat diminimalisir.
Selain itu PLN juga tetap mendukung kegiatan masyarakat yang berlangsung selama terjadi gangguan, salah satunya dengan memasang Uninterruptible Power Supply (UPS) pada kegiatan Turdes Kemerdekaan oleh Gubernur Kalimantan Selatan di sekolah SMK Negeri 5 Banjarmasin pada Selasa, 8 Agustus 2023 siang sekaligus menerjunkan personel teknik di lokasi.
PLN ingin semua kegiatan masyarakat tidak terkendala, untuk itu PLN akan terus mengupayakan penormalan dengan memonitor perkembangan serta melakukan pemantauan pemulihan di lapangan. dsn/istw





