Spirit Kalteng

Proyek Bundaran Mahir Mahar Dipertanyakan

43
×

Proyek Bundaran Mahir Mahar Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini
Proyek Bundaran Mahir Mahar Dipertanyakan
TERLEPAS–Tampak roboh di salah satu sisi seng pembatas pada proyek di kawasan perempatan Jalan Mahir Mahar dan Jalan RTA Milono, Palangka Raya, Kamis (31/1). TABENGAN/YULIANUS

+Kadis PUPR No Comment dan Sulit Ditemui

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Proyek pembangunan Bundaran Mahir Mahar yang sampai sekarang tak kunjung selesai, mendapat sorotan dari masyarkat sekitar. Warga mempertanyakan kapan penyelesaian, peresmian hingga operasionalnya bundaran yang cukup megah tersebut.

Salah seorang masyarakat setempat, Sudiarto (48) mengaku tidak tidak mengetahui kapan selesainya pembangunan tersebut. Padahal sudah cukup lama dipagari seng di sekelilingnya. Bahkan, ada seng yang roboh dan lokasi yang sedianya dibangun tampak ditumbuhi semak belukar.

“Sampai sekarang masih dipagarin dengan penutup seng atau taso (atap rangka baja ringan) untuk tamannya. Kalau bundarannya memang sudah dibuka,” ujarnya kepada Tabengan, Rabu (31/1).

Memang, ucapnya, pihaknya antusias dengan adanya bangunan terkait. Pasalnya adanya kedua bangunan megah itu (taman dan bundaran) cukup memberikan visual yang bagus bagi pengendara dan masyarakat. Sayangnya, ujar dia, sejumlah penutup dari taso itu, kerap beberapa kali lepas dan ada yang dipasang serta ada juga bagian yang akhirnya tidak ditutupi lagi.

“Ada juga taso yang menutup lahan di seberang Bundaran Mahir Mahar kerap lepas akibat angin kencang. Kadang tergeletak di aspal bahkan menjuntai. Untungnya para pekerja di lahan itu cepat menanganinya,” ujar pria murah senyum tersebut.

Sementara itu, salah seorang warga lain yang berdomisili di ruas Mahir Mahar, Muhammad Sairi (37) melihat perlunya peresmian dan pembukaan taman yang ada di seberang mahir mahar.

“Mesti dibuka kayanya, karena sayang juga kalau dibiarkan rumput di taman itu mulai tumbuh dan meninggi nantinya, ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng Shalahuddin, ketika hendak dikonfirmasi terkait dengan pembangunan bundaran yang terletak di perempatan RTA Milono-Jalan Mahir  Mahar tidak memberikan keterangan, dan sulit ditemui. drn/ded