SPIRIT POLITIK

Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Kobar Sosialisasikan Pilkada Serentak Bagi Pemilih Pemula 

6
×

Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Kobar Sosialisasikan Pilkada Serentak Bagi Pemilih Pemula 

Sebarkan artikel ini
Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Kobar Sosialisasikan Pilkada Serentak Bagi Pemilih Pemula 
SOSIALISASI-KPU Kobar bersama PPK Pangkalan Banteng gelar sosialisasi di SMKN 1 Pangkalan Banteng.FOTO TABENGAN/YULIANTINI 
Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Kobar Sosialisasikan Pilkada Serentak Bagi Pemilih Pemula 
SOSIALISASI-KPU Kobar bersama PPK Pangkalan Banteng gelar sosialisasi di SMKN 1 Pangkalan Banteng.FOTO TABENGAN/YULIANTINI

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Tahun 2024 yang akan di laksanakan pada tanggal 27 November 2024 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Barat gencar melakukan sosialisasi ke SMKN 1 Pangkalan Banteng.

Komisioner KPU Kobar Isnawiyah Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia mengatakan, kegiatan sosialisasi tersebut KPU Kobar menggandeng PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) Pangkalan Banteng, dimana sosialisasi tersebut sangat penting dalam memberikan pendidikan politik kepada pemilih pemula, agar mereka paham haknya dalam menyampaikan pilihan pada Pilkada Serentak Tahun ini.

Dimana menurut Isnawiyah, yang dimaksud dengan pemilih pemula ini adalah warga negara Indonesia yang pada saat pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun ini sudah berusia 17 tahun, sehingga mereka memiliki hak untuk menyampaikan pilihan di TPS (Tempat Pemungutan Suara).

“Sasaran sosialisasi ini adalah pelajar SMA/sederajat, seperti kegiatan kami di SMKN 1 Pangkalan Banteng, dimana pelajar SMA/sederajat ini merupakan calon pemilih pemula yang baru pertama kali akan menggunakan hak pilihnya nanti pada saat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah serta Pemilian Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Barat pada tanggal 27 November 2024 mendatang, sehingga perlu kita berikan pemahaman dan pengetahuan,” ujar Isnawiyah, Jumat (2/8).

Dimana menurutnya, para pelajar SMA /sederajat ini merupakan pemilih pemula, perlu mengetahui syarat sebagai pemilih, dan juga dapat mengetahui tahapan dalam Pilkada serta hal yang paling penting adalah memberikan pemahaman menjadi pemilih cerdas dan berintegritas.

“Pemilih Pemula ini yang merupakan kalangan anak muda, perlu kita berikan pemahaman dalam wujudkan demokrasi, dimana setiap warga negara Indonesia memiliki hak untuk memilih sesuai hati nurani, tanpa adanya paksaan ataupun memilih karena ada apanya, karena sejatinya dalam wujudkan demokrasi, kedaulatan sepenuhnya ada di tangan rakyat,” ujar Isnawiyah.

Isnawiyah menambahkan juga, belajar dari Pemilu 2024, dimana angka partisipasi masyarakat sangat tinggi, untuk Pemilu Legislatif Kabupaten Kobar saja mencapai 78,67 persen atau berjumlah 159.735 pemilih (DPT, DPTb dan DPK).

Untuk angka partisipasi masyarakat pada pemilihan Presiden mencapai 80, 01 persen atau jumlah pemilih Nyoblos berjumlah 162.460 pemilih.

Angka partisipasi masyarakat pada pemilihan DPD 79,17 persen atau jumlah pemilih 162.753 pemilih. Pemilihan DPRD Provinsi 79,07 persen atau jumlah pemilih mencapai 160.541 pemilih. Dan pemilihan DPR RI angka partisipasi masyarakat mencapai 79,17 persen atau masyarakat yang menyampaikan hak suaranya sebanyak 160.761 pemilih.

“Kami berharap pada Pilkada Serentak  Tahun 2024 ini  angka partisipasi masyarakat mencapai 80 persen, untuk itu kami pun harus giat melakukan sosialisasi,” beber Isnawiyah. (Yulia)