PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), menggelar Konsultasi Publik Penetapan Deliniasi Kawasan Strategis Kabupaten (KSK) Lanskap Sekonyer, Rabu (21/8).
Dalam acara tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, diantaranya Sekda Kobar, Asisten Pemerintahan, SOPD terkait, Kepala Balai TNTP, serta tamu undangan lainnya.
Kepala Dinas PUPR Kobar, Muhammad Hasyim Muallim, menyampaikan kawasan strategis kabupaten adalah wilayah yang penataan ruangnya diprioritaskan karena mempunyai pengaruh sangat penting dalam lingkup kabupaten terhadap ekonomi, sosial budaya dan atau lingkungan, serta merupakan bagian tidak terpisahkan dari rencana tata ruang wilayah kabupaten.
“Kawasan strategis ini merupakan bagian integral dari rencana tata ruang wilayah kabupaten, dan harus diprioritaskan dalam rencana tata ruang untuk menjaga keseimbangan pembangunan,” ujar Hasyim.
Dan Hasyim juga menekankan bahwa kawasan strategis kabupaten berperan sebagai alokasi ruang untuk kegiatan sosial ekonomi masyarakat dan pelestarian lingkungan.
“Kawasan ini memiliki pengaruh yang sangat penting terhadap perkembangan wilayah kabupaten,” jelasnya.
Dalam konsultasi publik tersebut, Hasyim menyoroti pentingnya kawasan strategis dalam mewadahi penataan ruang, yang tidak dapat diakomodasi dalam rencana struktur dan pola ruang yang ada.
“Kawasan ini akan menjadi pertimbangan utama dalam penyusunan program rencana tata ruang wilayah (RT RW) kabupaten, dimana kawasan strategis ini mencakup berbagai aspek penting, termasuk pertumbuhan ekonomi, kepentingan sosial budaya, serta daya dukung lingkungan hidup,” ujar Hasyim.
Salah satu kawasan prioritas yang akan ditetapkan menjadi kawasan strategis kabupaten adalah Desa Sei Sekonyar, yang dikenal dengan nama KSK Lanskap Sekonyer. Kawasan ini memiliki luas sekitar 7.516,72 hektar dan terletak bersebelahan dengan areal Taman Nasional Tanjung Puting.
“KSK Lanskap Sekonyer memiliki nilai strategis yang tinggi, baik dari segi fungsi lingkungan hidup maupun daya Dukung nya, karena Kawasan ini merupakan tempat perlindungan keanekaragaman hayati serta kawasan lindung yang penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem flora dan fauna yang hampir punah atau diperkirakan akan punah, yang harus dilindungi atau dilestarikan,” ujar Hasyim.
Termasuk juga kawasan yang memberikan perlindungan keseimbangan tata guna air yang setiap tahun berpeluang menimbulkan kerugian, kawasan yang memberikan perlindungan terhadap keseimbangan iklim makro, kawasan yang menuntut prioritas tinggi peningkatan kualitas lingkungan hidup, kawasan rawan bencana alam atau kawasan yang sangat menentukan dalam perubahan rona alam, dan mempunyai dampak luas terhadap kelangsungan kehidupan.
Dengan penetapan kawasan strategis ini, diharapkan akan tercipta pembangunan yang berkelanjutan dan menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat.
“Ini adalah langkah penting untuk masa depan yang lebih baik terutama bagi generasi mendatang,” pungkas Hasyim. (Yulia)











