
KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID – Perusahan Sawit PT Wira Usaha Lestari (WUL) dan PT Makmur bersama Asia berkedudukan di Kabupaten Kapuas dan Timpah menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Siaga Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2024. Kegiatan ini menyertakan seluruh staf kebun setempat.
Kegiatan berlangsung selama 2 hari dari 10-11 September 2024 di Aula Kantor Kebun Perusahaan bersama Tim Manggala Agni Provinsi Kalimantan Tengah.
Estate Manager Agus Parn Aritonang kepada wartawan mengatatakan, tujuan diikutsertakan staf kebun Bimtek antara lain untuk memantapkan siaga penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah IUP PT Wira Usahatama Lestari dan PT. Makmur Bersama Asia.
“Kita mengharapkan juga kegiatan ini dapat memudahkan para pemegang izin dalam menyampaikan laporan pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Serta laporan dimaksud sudah menampung seluruh rangkaian kegiatan yang harus dipenuhi pemasang izin mulai dari peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) kelengkapan Sarana Prasarana (Sarpras) serta dukungan manajemen,” kata Agus Parn Aritonang.
Sementara itu, Aswaluddin Daops Manggala Agni Kalimantan II Kapuas mengatakan,
laporan dimaksud adalah laporan Karhutla yang harus disampaikan oleh pemegang izin adalah laporan insidentil (dalam laporkan bila terjadi kebakaran) sedangkan laporan bulanan dilaporkan setiap bulan dan tahunan.
“Sehingga sangat perlu jajaran staf kebun diikutsertakan Bimtek terkait,” kata Aswaluddin.
Di tempat yang sama Esty Rahmawaty, S.Sos (POLHUT AHLI) Balai Pengendalian Perubahan Iklim Wilayah Kalimantan Daops Manggala Agni Kalimantan II Kapuas juga mengatakan, perihal Bimtek juga sesuai dengan Permen LHK No.07 Tahun 2021, tentang Perencanaan Kehutanan, Perubahan Peruntukan Kawasan Hutan dan Perubahan Fungsi Kawasan Hutan, serta Penggunaan Kawasan Hutan pada Pasal 509-514, yang berbunyi: Bagi pemegang IUPPKH yang tidak melaksanakan kewajiban lain yang diwajibkan oleh Menteri, kemudian tidak menyelenggarakan perlindungan hutan, akan mendapat teguran tertulis,” tutup Esty Rahmawaty.
Bimtek ini juga dihadiri Direktur Rencana, Penggunaan dan Pembentukan Wilayah Pengelolaan Hutan, Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan serta 22 orang peserta dari perusahaan.(HR)











