PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Hingga saat ini warga yang terdampak banjir di Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) ada 685 Kepala Keluarga (KK). Banjir terjadi akibat meluapnya DAS Lamandau beberapa minggu terakhir.
Camat Kolam Yudha P Kusuma mengatakan, di wilayah Kecamatan Kolam banjir terjadi di Desa Rungun, Kondang dan Kelurahan Kotawaringin Hilir. Untuk Desa Rungun warga yang terdampak banjir sebanyak 406 KK, Desa Kondang 190 KK dan Kelurahan Kotawaringin Hilir 89 KK atau 280 jiwa.
“Kami telah meninjau langsung ke desa-desa yang terdampak banjir, hingga saat ini genangan air di permukiman warga mulai surut, akan tetapi mengingat intensitas curah hujan masih terjadi, diharapkan warga tetap waspada,” kata Yudha, Rabu (4/12) malam.
Yudha menjelaskan, banjir yang melanda Desa Rungun dan Kondang menggenangi akses jalan desa, sehingga kedua desa tersebut terisolir. Untuk mejangkau kedua tersebut harus menggunakan transportasi sungai.
Sementara itu, Camat Arut Selatan Indra Wardana menyampaikan, kondisi banjir di wilayahnya mencakup Kelurahan Raja Seberang, 6 rumah yang terdampak banjir, di RT 2,3,5 dan RT 6. Selain itu, di Kelurahan Sidorejo tepatnya di RT 14 banjir mulai menggenangi wilayah tersebut dan Kelurahan Mendawai.
“Kecamatan Arut Selatan ini masuk wilayah rawan banjir, terutama permukiman yang ada di bantaran Sungai Arut. Untuk itu kami pun telah meminta kepada Kepala Desa dan Lurah memonitor di wilayahnya masing-masing, dan segera melaporkan bila terjadi banjir,” kata Indra.
Warga juga diimbau untuk memperhatikan kebersihan lingkungan, jangan membuang sampah sembarangan apalagi ke sungai, karena tumpukan sampah bisa menyumbat aliran sungai. c-uli











