PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Wali Kota Palangka Raya terpilih, Fairid Naparin mengungkapkan, seluruh kepala daerah yang akan dilantik nantinya akan mengikuti pendidikan militer di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Informasi ini ia peroleh saat bersilaturahmi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Menurut Fairid, dalam pertemuan dengan Sekjen Kemendagri, ia sempat menanyakan berbagai persiapan terkait pelantikan kepala daerah, termasuk waktu dan tempat pelaksanaan. Dari perbincangan tersebut, ia mendapat informasi bahwa setelah pelantikan, para kepala daerah akan menjalani pelatihan militer di Akmil Magelang sebelum bulan Ramadan.
“Jadi itu bisik-bisik tetangga sebelum saya ditetapkan ini ya saya juga ada silahturahmi Kemendagri, khususnya dengan pak Sekjen ini bertanya-tanya sampai hari ini karena kami perlu juga persiapan. Pemerintah kota juga perlu persiapan untuk pelantikan di mana, kapan. Memang ada informasi ini (latihan militer), ada informasi akan dilaksanakan sebelum bulan puasa seluruh kepala daerah itu diberikan latihan militer di Akmil Magelang. Ini terkhususnya hanya kepala daerah, wakil hanya pada hari terakhir,” ujar Fairid, belum lama ini.
Meski sudah mendapat informasi mengenai rencana pelatihan ini, Fairid mengaku belum mengetahui secara pasti berapa lama pendidikan militer tersebut akan berlangsung. Saat ini, ada dua kemungkinan durasi yang beredar, yaitu 8 hari atau 14 hari.
Selain itu, belum ada kepastian apakah pelatihan akan langsung dimulai dua hingga tiga hari setelah pelantikan atau akan diawali dengan sesi konsolidasi terlebih dahulu. Meskipun begitu, Fairid menegaskan tidak memiliki persiapan khusus untuk mengikuti pelatihan tersebut.
“Ya saya kalau persiapan khusus tidak ada, kita hadapi sajalah,” katanya.
Fairid juga menyampaikan permohonan izin kepada masyarakat Palangka Raya, karena kemungkinan besar setelah pelantikan dirinya akan langsung diberangkatkan ke Magelang. Hal ini berarti ia tidak akan bisa langsung bertemu dengan warga Kota Palangka Raya pasca-pelantikannya.
“Tapi saya mohon izin dari masyarakat nanti apabila setelah pelantikan nanti kami diberangkatkan ke Magelang ya izin dulu, tidak bisa silaturahmi dulu dengan masyarakat karena melakukan pendidikan militer terlebih dahulu di Magelang,” sebutnya.
Senada, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Palangka Raya Arbet Tombak menjelaskan, pada tahap awal, hanya wali kota yang akan diberangkatkan terlebih dahulu.
Sedangkan Wakil Wali Kota Palangka Raya, Ahmad Zaini, dijadwalkan menyusul tiga hari sebelum pelatihan berakhir. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kekosongan kepemimpinan yang terlalu lama di Kota Palangka Raya.
Dengan adanya program ini, diharapkan para kepala daerah yang terpilih semakin siap dalam menjalankan tugasnya dan memiliki jiwa kepemimpinan yang lebih kuat. nws





