Hukrim

Kobar Zona Merah Narkoba, Bupati Tes Urine ASN Kobar

32
×

Kobar Zona Merah Narkoba, Bupati Tes Urine ASN Kobar

Sebarkan artikel ini
KETERANGAN-Bupati Kobar Hj Nurhidayah dan Wakil Bupati Suyanto saat diwawancara wartawan. TABENGAN/YULIANTINI

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah menegaskan, dalam waktu dekat ini pemerintah daerah bakal melakukan tes urine bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Kobar. Hal tersebut sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Bupati pun menegaskan, pemeriksaan urine ASN ini belum pernah dilakukan,  dengan harapan ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Kobar dapat memberikan contoh yang baik bagi masyarakat.

“Waktunya kapan itu rahasia,  pemeriksaan urine ini mendadak, selama ini belum pernah kita tes urine ASN, termasuk wartawan juga harus bersiap ikut tes urine yah. Pelaksanaan tes urine nantinya akan bekerja sama dengan BNN Kabupaten Kobar,  kebetulan kami sudah melakukan diskusi hal tersebut,” ujar Nurhidayah.

Dikatakan, pelaksanaan pemeriksaan urine tersebut karena dirinya telah menerima laporan maraknya peredaran narkotika di wilayah Kobar. Hal tersebut sangat mengkhawatirkan,  apalagi Kobar ini masuk zona merah peredaran narkotika.

“Kami berkomitmen untuk memerangi peredaran narkotika di Kobar mengingat Kobar masuk wilayah yang sangat strategis. Akses masuk ke Kobar telah terbuka baik melalui darat, laut maupun udara, sehingga hal ini butuh komitmen bersama untuk memeranginya,” katanya.

Menurut orang nomor satu di Bumi Marunting Batu Aji ini, komitmen pemerintah daerah dalam hal memerangi peredaran narkotika sebagai upaya terwujudnya Indonesia Emas. Pemerintah daerah bertanggung jawab menyelamatkan masyarakat khususnya generasi muda dari narkotika.

“Untuk itu dimulai dari ASN karena ASN harus menjadi contoh positif untuk masyarakat, bahkan generasi muda sehingga daerah dan bangsa ini bebas dari penyalahgunaan narkotika serta permasalahan sosial lainnya,” tegas Nurhidayah.

Ia mengharapkan dukungan dari masyarakat Kobar agar rencana yang telah berkoordinasi dengan BNNK dapat terealisasi, sehingga Kobar bisa bebas dari pengaruh barang haram tersebut.

“Sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika,  kami mulai mendata aset daerah yang belum dikelola dengan baik,  kami akan menyediakan wadah untuk generasi muda dalam menyalurkan bakatnya baik seni, budaya maupun olahraga,  kami akan lakukan pembinaan sehingga generasi muda Kobar dapat melakukan kegiatan yang positif, ” tegas Bupati Kobar. c-uli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *