Spirit Kalteng

Yayasan Kasih Karunia Borneo Serahkan Bantuan Rp35 Juta untuk Pembangunan Gereja Maranatha

109
×

Yayasan Kasih Karunia Borneo Serahkan Bantuan Rp35 Juta untuk Pembangunan Gereja Maranatha

Sebarkan artikel ini
BANTUAN KASIH-Ketua Yayasan Kasih Karunia Borneo, Pdt Eden Rambing saat menyerahkan bantuan uang untuk pembangunan Gereja Kalimantan Evangelis Maranatha yang beberapa waktu lalu sempat mengalami musibah kebakaran pada September 2024 lalu.FOTO ADE

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Sebagai bentuk kepedulian, Yayasan Kasih Karunia Borneo serahkan bantuan uang untuk pembangunan Gereja Kalimantan Evangelis Maranatha yang beberapa waktu lalu sempat mengalami musibah kebakaran pada September 2024 lalu.

Ketua Yayasan Kasih Karunia Borneo, Pdt Eden Rambing menjelaskan, bantuan ini sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap pembangunan gedung Gereja yang sempat mengalami musibah kebakaran.

“Kedatangan kami kesini merupakan bentuk kepedulian kami dengan menyerahkan bantuan sejumlah uang Rp35 juta untuk pembangunan gedung Gereja Maranatha,” ungkap Pdt Eden. Rabu (11/6)

Penyerahan bantuan ini bukan pertama kalinya diserahkan oleh Yayasan Kasih Karunia Borneo untuk pembangunan gedung Gereja Maranatha.

“Ini merupakan penyerahan bantuan pembangunan tahap III sudah kami lakukan,” lanjutnya.

Ia mengharapkan, dengan sumbangan diberikan oleh para donatur dapat menghasilkan gedung Gereja yang baik dan nyaman untuk jemaat yang melaksanakan ibadah.

“Kami berharap dengan bantuan ini dapat membuat gedung Gereja ini menjadi megah nyaman untuk dilihat dan nyaman saat jemaat melaksanakan ibadah,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Gereja Maranatha, Rawing Rambang mengucapkan sukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Kasih Karunia Borneo yang dipimpin oleh Pdt Eden Rambing.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang sudah diberikan oleh Yayasan Kasih Karunia Borneo, bantuan ini akan kami pergunakan dangan semaksimal mungkin untuk pembangunan hedung Gereja, semoga Tuhan memberkati,” ucap Rawing.

Dengan adanya sumbangan dari para donatur diharapkannya pembangunan gedung Gereja dengan cepat terselesaikan dan jemaat bisa menempati gedung Gereja yang baru.

“Saat ini ibadah terus berjalan tidak terganggu, kami berharap secepatnya di tahun 2026 gedung Gereja sudah selasai pembangunan,” pungkasnya. mak.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *