PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamat (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya, Senin (11/8) sekitar pukul 16.45 WIB me-evakuasi tubuh balita tenggelam di galian parit, tepat di belakang rumahnya Jalan Haka Palangka Raya.
Koordinator Call Center 112, Sucipto mengungkapkan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 16.46 WIB, tentang adanya seorang balita yang diduga tenggelam di kawasan tersebut. Tim gabungan dari instansi terkait seperti, Satpol PP, Dinas Sosial, BPBD, Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat langsung segera menuju lokasi tersebut.
Menurut Sucipto, tiba di TKP, Tim gabungan langsung melakukan pencarian tubuh korban, dan berharap agar nyawa korban terselamatkan. Sekitar 30 menit, tubuh korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi tidak bergerak lagi. Upaya pertolongan pertama dari tim medis sempat dilakukan namun tidak membuahkan hasil.
”Korban berinisial N berusia 3 tahun dan dinyatakan meninggal dunia atas kejadian itu,” tegas Sucipto.
Sucipto menuturkan, dari keterangan tetangga korban, saat itu tetangga melihat adik korban yang masih berumur 1 tahun 4 bulan menunjuk-nunjuk ke arah galian parit sedalam dua meter yang dipenuhi air yang berjarak hanya dua meter dari rumah korban. Namun sebelumnya tetangga tersebut tidak mendengar suara orang atau sesuatu tercebur ke air.
Kemudian tetangga itu menanyakan kepada ibu korban perihal anaknya, alangkah terkejutnya sang ibu mengetahui salah satu anaknya tidak ada, lalu keduanya mencari keberadaan korban dengan bersama-sama dan tidak menemukannya.
Kecurigaan dari ibu korban dan tetangga mengarah pada parit yang dipenuhi air tepat berada di belakang rumah korban. Kemudian ibu korban beserta tetangga melaporkan kejadian tersebut ke Call Center 112.
”Akhirnya korban berhasil ditemukan, Tim Rescue Damkar sudah berupaya makasimal menolong dan membawa korban ke RS Muhammadiyah untuk diberikan pertolongan. Namun hingga pukul 18.20 WIB anak ini tidak ada tanda-tanda, maka disampaikan kepada orang tuanya bahwa anaknya sudah meninggal dunia,” pungkas Sucipto. mak











