PEMPROV KALTENG

Gubernur Kalteng Tegaskan Food Estate Harus Dijalankan dengan Niat Besar

35
×

Gubernur Kalteng Tegaskan Food Estate Harus Dijalankan dengan Niat Besar

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran ketika memberikan semangat kepada ribuan mahasiswa baru UPR

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa optimalisasi pendapatan daerah dan pengembangan program strategis seperti food estate tidak bisa dilakukan secara setengah hati, melainkan harus disertai niat besar dan kolaborasi lintas pihak.

“Apa yang disampaikan itu, coba lihat visi misi kami. Kesehatan, mengoptimalkan pendapatan daerah, alat berat, alat permukaan, dan banyak lagi. Kami sudah melakukan pemetaan-pemetaan. Begitu saya masuk, itu yang menjadi sorotan saya dulu,” kata Agustiar di Palangka Raya, baru-baru ini.

Ia mengakui, sejak awal menjabat, pihaknya menyadari tidak mungkin bisa bekerja sendiri. Karena itu, ia langsung menggandeng DPRD sebagai mitra strategis, serta membangun sinergi dengan Kepolisian dan TNI.

“Begitu kami masuk, kami langsung ke DPR sebagai mitra kami. Sejak saat itu, Kepolisian dan Korem kami anggap sebagai pendukung untuk mengoptimalkan pendapatan daerah. Kenapa kami lakukan itu? Karena tanpa kolaborasi, tidak bisa berjalan,” tegasnya.

Terkait program lumbung pangan nasional atau food estate di Kalteng, Agustiar menilai saat ini pelaksanaannya lebih terukur dibanding sebelumnya. Menurutnya, program tersebut memiliki manfaat besar, termasuk mengoptimalkan lahan pertanian, memperkuat ketahanan pangan, dan menggeliatkan perekonomian daerah.

“Ini program yang luar biasa. Setelah kami masuk, ada progres. Ada juga lahan sekitar 367 ribu hektare yang dimanfaatkan. Petani menjadi pilar ketahanan pangan. Panen-panen ini ada 5 ribuan hektare terkait optimalisasi lahan,” ungkapnya.

Agustiar menambahkan, keberhasilan food estate tidak bisa dicapai tanpa komitmen penuh.

“Kalau saya lihat, tidak bisa dengan setengah hati. Harus punya niat yang besar. Tanpa itu, tidak bisa. Perhatian pemerintah pusat itu tidak main-main, berapa triliunan untuk Kalimantan Tengah. Ini terbesar di Indonesia. Kalau tidak disambut dengan baik, sayang sekali, bisa lewat begitu saja,” ujarnya.

Menurutnya, dengan pengelolaan yang baik, lahan di Kalteng bisa menjadi produktif, ekonomi masyarakat meningkat, dan manfaatnya meluas.

“Ada 5 ribuan hektare lahan yang sudah berjalan optimal. Ini menggeliatkan perekonomian dan memberikan manfaat banyak bagi masyarakat,” tutupnya.(Ldw).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *