PEMPROV KALTENG

Aisyah Thisia Agustiar Tinjau CKG SMAN 5 dan SMAN 1 Palangka Raya

34
×

Aisyah Thisia Agustiar Tinjau CKG SMAN 5 dan SMAN 1 Palangka Raya

Sebarkan artikel ini
PENDIDIKAN – Ketua TP PKK Kalteng Aisyah Agustiar Sabran meninjau pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis dan Makan Bergizi Gratis di SMAN 5  Palangka Raya, Senin (25/8) FOTO TABENGAN/YULIANUS

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran melakukan kunjungan kerja dalam rangka meninjau pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis di SMAN 5 dan SMAN 1 Palangka Raya, Senin (25/8).

Aisyah menyampaikan, kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis merupakan program prioritas nasional yang dijalankan secara serentak di seluruh daerah, termasuk di Kalteng. PKK sebagai mitra pemerintah ikut mendukung penuh jalannya program tersebut.

“Kegiatan hari ini adalah saya meninjau cek kesehatan gratis (CKG) di SMAN 5 dan SMAN 1 Palangka Raya. Ini adalah program prioritas dari Bapak Presiden Republik Indonesia yang kita juga memimpin ke provinsi, di mana PKK sebagai mitra juga mendukung penuh kegiatan ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis tidak hanya ditujukan bagi pelajar tingkat SMA, tetapi diharapkan ke depan bisa diperluas untuk kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat umum atau anak-anak SD, YK hingga PAUD.

“Harapannya nanti kegiatan ini tidak hanya dilakukan di anak sekolah, atau di tingkat SMA saja, tapi nanti juga bisa di tingkat ASN. Atau juga nanti kita mulai untuk terus meningkatkan kesehatan bagi generasi muda di Kalimantan Tengah,” tegas Aisyah.

Melalui kegiatan ini, TP-PKK Kalteng berkomitmen ikut mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya dalam menjaga generasi muda agar tetap sehat, bugar, dan siap menghadapi masa depan.

Kepala Dinas Kesehatan Kalteng dr Suyuti Syamsul mengatakan, pemeriksaan kesehatan gratis kali ini melibatkan 300 orang siswa.

“Jadi untuk hari ini 300 siswa dulu untuk sisanya terserah saja apakah nanti perjelas datang ke Puskemas atau mereka Puskesmas yang ke sini sesuai dengan kebijakan dari sekolah,” katanya. ldw

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *