Spirit Kalteng

MENGINTIP DAPUR MENU BERGIZI GRATIS-SPPG Jekan Raya Pastikan Asupan Nutrisi Tepat Sasaran

47
×

MENGINTIP DAPUR MENU BERGIZI GRATIS-SPPG Jekan Raya Pastikan Asupan Nutrisi Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
MENGINTIP DAPUR MENU BERGIZI GRATIS-SPPG Jekan Raya Pastikan Asupan Nutrisi Tepat Sasaran
BERSIH- Proses pembuatan makan bergizi gratis di dapur SPPG Jekan Raya Palangka Raya. FOTO ISTIMEWA

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan di sekolah-sekolah di Palangka Raya menjadi salah satu fokus utama dalam upaya peningkatan gizi anak. Penentuan menu makanan untuk program ini tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan diatur oleh ahli gizi untuk memastikan asupan nutrisi yang tepat bagi setiap siswa.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jekan Raya, Khanti Rahayu menjelaskan, proses penentuan menu di dapur mereka sangat terperinci.

“Menu makanannya diatur oleh ahli gizi, untuk nilai gizinya itu dihitung sesuai dengan kelasnya,” ujar Khanti saat dihubungi Tabengan, Rabu (27/8).
Di dapur SPPG, makanan dibagi ke dalam empat kategori atau kelas yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi spesifik, yaitu Balita, Kelas Kecil, Kelas Besar, dan Ibu Menyusui (Busui).

“Insyaallah untuk hitungan nilai gizinya sesuai dengan kebutuhan penerima manfaatnya,” tambah Khanti, menegaskan komitmen mereka dalam menyediakan makanan yang tidak hanya lezat, tetapi juga bernilai gizi tinggi.

Selain memenuhi standar gizi, SPPG Jekan Raya juga berupaya mengakomodasi selera para siswa. Khanti mengakui bahwa banyak siswa yang mengajukan permintaan menu. “Siswa banyak request makanan,” katanya.
Untuk mengatasi kebosanan dan tetap menjaga minat anak-anak terhadap makanan yang disajikan, pihak dapur secara berkala menyelipkan menu-menu yang diminta oleh siswa.

Khanti juga menjamin bahwa aspek kebersihan dan higienitas selalu menjadi prioritas utama. Setiap karyawan diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap untuk mencegah kontaminasi. Selain itu, kebersihan tempat makan dan seluruh lingkungan dapur dibersihkan setiap hari.

“Untuk higienis makanan insyaallah selalu kami jaga, karena setiap karyawan kami pastikan memakai APD lengkap, kebersihan tempat makan, lingkungan setiap hari dibersihkan,” jelasnya.

Dengan program MBG ini, Khanti Rahayu memiliki harapan besar. Ia berharap program ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat.

“Harapannya program ini bisa menurunkan prevalensi stunting dan malnutrisi, serta meningkatkan kualitas pendidikan, ekonomi di masyarakat terutama Kalimantan Tengah,” pungkasnya. rmp