PEMKO PALANGKA RAYA

Wali Kota Fairid Minta Perlindungan Guru Diperkuat

9
×

Wali Kota Fairid Minta Perlindungan Guru Diperkuat

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Fairid Minta Perlindungan Guru Diperkuat
PIMPIN UPACARA- Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin pimpin Peringatan HUT Ke-80 PGRI, HUT Ke-54 KORPRI dan Hari Guru Nasional 2025 di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya, Senin (1/12). FOTO ISTIMEWA

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin kembali menegaskan pentingnya perlindungan profesi guru serta peningkatan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Hal itu disampaikannya usai memimpin upacara gabungan yang digelar dalam rangka memperingati HUT Ke-80 PGRI, HUT Ke-54 KORPRI dan Hari Guru Nasional 2025 di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya, Senin (1/12).

Fairid menilai, tantangan yang dihadapi para pendidik kini jauh lebih kompleks dibanding beberapa tahun lalu. Kasus kekerasan hingga kriminalisasi terhadap guru, menjadi alarm serius yang memerlukan respons cepat dan regulasi yang lebih kuat.

“Sekarang tantangannya berbeda. Digitalisasi membuat persoalan semakin cepat berkembang. Perlindungan untuk guru harus diperkuat,” tegasnya.

Ia menyampaikan, pemerintah daerah mendukung penuh langkah PGRI yang tengah mendorong lahirnya aturan khusus perlindungan profesi guru. Fairid menegaskan regulasi tersebut jangan sampai melemahkan tunjangan profesi maupun posisi guru baik yang berstatus negeri maupun swasta.

Di luar isu pendidikan, Fairid juga mengingatkan peran penting ASN sebagai penggerak birokrasi. Menurutnya, aparatur dituntut untuk adaptif, melek teknologi, dan tetap profesional dalam memberikan pelayanan publik.

“Kami berkomitmen memperhatikan kesejahteraan ASN dan guru. Tidak ada pengurangan tenaga maupun tunjangan,” katanya.

Sebagai langkah konkret, Pemko Palangka Raya juga menyiapkan sejumlah penyesuaian kebijakan, termasuk pemerataan distribusi guru serta evaluasi pemanfaatan dana BOS agar penggunaannya semakin tepat sasaran dan berdampak bagi mutu pendidikan kota.

Dengan berbagai langkah ini, Fairid berharap dunia pendidikan maupun birokrasi di Palangka Raya dapat terus bergerak maju menghadapi era digital tanpa meninggalkan aspek perlindungan dan kesejahteraan sumber daya manusianya. nws