PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Perebutan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya kian mengerucut. Enam kandidat terbaik telah memasuki tahap akhir seleksi terbuka dengan mengikuti penilaian kompetensi di Kantor BKPSDM Kota Palangka Raya, Kamis (4/12).
Kepala BKPSDM Kota Palangka Raya Fauzi Rahman mengungkapkan, rangkaian seleksi tahun ini disusun dalam empat tahapan ketat. Dimulai dari penelusuran rekam jejak, dilanjutkan penyusunan makalah dan presentasi, kemudian wawancara oleh panitia seleksi, yang tahun ini diperkuat dengan sesi tanya jawab langsung bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota terkait ide dan inovasi calon Sekda.
Tahapan pamungkas adalah assessment center yang dikerjakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), lembaga yang dikenal memiliki standar pengujian kompetensi tinggi.
“Wawancara langsung oleh pimpinan daerah ini menjadi bagian penting, karena hasilnya akan menjadi target kinerja calon Sekda ketika terpilih. Assessment dari BSSN diharapkan memberi data yang akurat mengenai kelayakan keenam calon ini,” jelas Fauzi.
Enam kandidat yang bersaing di babak akhir di antaranya: Amandus Frenaldy (Kepala Dinas Tenaga Kerja), Arbert Tombak (Staf Ahli Wali Kota), Boy Yepthanius (Kepala Badan Kesbangpol), Jayani (Kepala Dinas Pendidikan), Saipullah (Kepala Diskominfo SP), dan Yohn Benhur Gohan Pangaribuan (Kepala Dispursip).
Fauzi menambahkan, hasil akhir seleksi akan ditetapkan berdasarkan akumulasi skor dari seluruh tahapan. Dari enam nama yang ada, hanya satu kandidat yang akan dipercaya mengemban amanah sebagai Sekda definitif Kota Palangka Raya.
“Semua pihak berharap proses seleksi berjalan adil, transparan, dan menghasilkan Sekda yang profesional, berintegritas, serta mampu mendukung pembangunan Kota Cantik,” sebutnya.
Dalam proses penilaian, Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini hadir memberikan pengarahan langsung. Ia menegaskan, jabatan Sekda merupakan posisi strategis yang menjadi penggerak utama mesin birokrasi sekaligus penghubung antar-organisasi perangkat daerah.
“Proses seleksi ini harus benar-benar menghasilkan sosok pemimpin birokrasi yang profesional dan kompeten,” tegas Zaini.
Ia juga menyampaikan pesan khusus dari Wali Kota mengenai urgensi inovasi dan performa calon Sekda dalam mendukung agenda pembangunan kota. nws





