-
Hukrim

OPERASI KETUPAT TELABANG 2026-Polda Kalteng Siagakan 2.373 Personel Gabungan

192
×

OPERASI KETUPAT TELABANG 2026-Polda Kalteng Siagakan 2.373 Personel Gabungan

Sebarkan artikel ini
AMANKAN LEBARAN-Polda Kalteng menggelar apel gelar pasukan sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat Telabang 2026 di Mapolda Kalteng, Kamis (12/3/2026). FOTO TABENGAN/DIRMANTIO EVENDY
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Telabang 2026 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di lapangan Mapolda Kalteng, Kamis (12/3/2026).

Apel tersebut dipimpin oleh Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Kalteng Kombes Pol Dr. Sugeng Riyadi dan diikuti ratusan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, serta sejumlah instansi pemerintah terkait yang turut dilibatkan dalam pengamanan perayaan Lebaran tahun ini.

Kegiatan apel gelar pasukan ini menjadi penanda dimulainya operasi kepolisian terpusat yang difokuskan pada pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran, sekaligus memastikan aktivitas masyarakat selama perayaan Idulfitri dapat berlangsung dengan aman dan tertib.

Sebagai simbol dimulainya pelaksanaan operasi, pimpinan apel juga melakukan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel dari masing-masing satuan. Penyematan pita tersebut menjadi tanda resmi dimulainya Operasi Ketupat Telabang 2026 yang akan dilaksanakan oleh jajaran Polda Kalteng bersama instansi terkait.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran Polda Kalteng juga menampilkan berbagai sarana dan prasarana pendukung operasional yang akan digunakan selama operasi berlangsung. Salah satunya adalah satu unit helikopter milik kepolisian yang disiagakan untuk mendukung mobilitas personel serta pemantauan kondisi keamanan dari udara.

Kombes Pol Sugeng Riyadi menyampaikan bahwa Operasi Ketupat Telabang 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, terhitung mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.

“Operasi Ketupat Telabang dilaksanakan selama 13 hari, mulai tanggal 13 sampai dengan 25 Maret 2026,” ujarnya saat membacakan amanat dalam apel tersebut.

Ia menjelaskan, operasi ini merupakan agenda rutin kepolisian yang dilaksanakan setiap tahun menjelang perayaan Idulfitri. Fokus utama operasi adalah memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi peningkatan mobilitas selama periode mudik, pelaksanaan ibadah, hingga kegiatan masyarakat lainnya.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan operasi, Polda Kalteng telah menyiapkan sebanyak 53 pos pengamanan yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten dan kota di Kalteng. Pos-pos tersebut terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos terpadu yang akan difungsikan sebagai pusat pelayanan masyarakat sekaligus titik pengawasan situasi di lapangan.

Selain itu, aparat kepolisian juga akan melakukan pengamanan di sedikitnya 1.001 lokasi strategis yang diperkirakan akan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama masa Lebaran.

Lokasi tersebut meliputi tempat ibadah, lokasi pelaksanaan salat Id, pelabuhan, terminal, pasar, bandara, hingga berbagai fasilitas transportasi lainnya.

“Total terdapat sekitar 1.001 lokasi yang menjadi sasaran pengamanan, mulai dari tempat ibadah, lokasi salat Id, pelabuhan, terminal, pasar hingga bandara,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Telabang 2026 ini, Polda Kalteng melibatkan sekitar 1.501 personel gabungan dari berbagai unsur. Dari jajaran kepolisian sendiri, sebanyak 872 personel dikerahkan untuk ditempatkan di pos pengamanan serta titik-titik pengawasan yang telah ditentukan. Total sebanyak 2.373 personel gabungan disiagakan.

Sugeng berharap, dengan sinergi seluruh pihak yang terlibat, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kalteng selama perayaan Idulfitri dapat tetap terjaga dengan baik.

“Melalui operasi ini, diharapkan masyarakat dapat melaksanakan mudik, beribadah, serta merayakan Hari Raya Idulfitri dengan aman, nyaman, dan lancar,” pungkasnya. dte/red

 

-
-
-