-
Ekobis

2 April Puncak Arus Balik, PT. Pelni Bakal Angkut 10 Ribu Pemudik Masuk Pelabuhan Kumai 

217
×

2 April Puncak Arus Balik, PT. Pelni Bakal Angkut 10 Ribu Pemudik Masuk Pelabuhan Kumai 

Sebarkan artikel ini
KEBERANGKATAN MUDIK LEBARAN-Kegiatan penumpang di Pelabuhan Kumai yang menggunakan armada milik PT PELNI. FOTO TABENGAN/YULIA  
-

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID-  Libur Idul Fitri 1447 Hijriah sesaat lagi akan berakhir,  bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik lebaran bakalan kembali melakukan aktivitasnya, untuk kegiatan arus balik yang menggunakan armada milik PT PELNI di prediksi sebanyak 10 ribu pemudik bakalan masuk ke Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Kepala kantor PT PELNI Cabang Kumai Andry Yudha Prawira mengatakan untuk arus balik puncaknya terjadi pada tanggal 2 April hingga 6 April dan akan mulai dari H+5 mulai terjadi arus balik.

Yudha menambahkan juga untuk kegiatan arus mudik, PT PELNI menyiapkan 4 armada yakni KM. Kelimutu, Lawit, Leuser dan Awu, dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang maupun Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan tujuan Pelabuhan Panglima Utar Kumai.

“Kami prediksikan pemudik yang akan masuk Pelabuhan Kumai baik dari Semarang maupun Pelabuhan Surabaya mencapai 9 sampai 10 ribu , kami telah menyiapkan 4 armada untuk kegiatan arus balik ,dan untuk kegiatan mudik dari Pelabuhan Kumai  pun masih terjadi dimana dari tanggal 6 maret sampai tanggal 24 Maret  sudah melayani 16.836 pemudik dari kumai tujuan Semarang dan Surabaya,” ujar Andry Yudha Prawira, Selasa (24/3/2026).

Lanjutnya juga,untuk persiapan penyambutan penumpang pada arus balik di pelabuhan panglima utar Kumai dari  PT PELNI telah melakukan beberapa hal diantaranya dalam hal kesiapan operasional kapal memastikan ketepatan jadwal kapal tiba tepat waktu.

Selain itu, melakukan Kordinasi intensif dengan stakeholder dari KSOP Kumai dan Pelindo, telah juga menyiapkan SDM dengan penambahan petugas dilapangan yang di tempatkan di tangga darat serta pintu keluar pelabuhan. Perbantuan dengan Lanal Kumai dari sisi pengamanan.

“Kami pun telah berkordinaai dengan Pelindo terkait alur keluar penumpang sehingga mengurai kepadatan, serta pemisahan jalur penjemput baik menggunakan pembatas jalur atau petunjuk arah, dan juga penyiapan posko kesehatan yang dikordinasikan dengan KKP antisipasi jika ada penumpang yang sakit atau kelelahan saat Debarkasi maka dapat di tangani dengan cepat,” beber Yudha Prawira. yulia/red

 

 

 

-
-
-