MUARA TEWEH/TABENGAN.CO.ID–Pembunuhan sadis di perbatasan Kalimantan Tengah-Kalimantan Timur menewaskan lima orang warga Benangin II, Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara. Satu orang lainnya kritis.
Berdasarkan informasi media ini dari Camat Teweh Timur, Mundawan, lima orang yang tewas dan satu orang yang kritis tersebut merupakan warganya.
“Benar mas itu warga Teweh Timur,” ujarnya saat ditemui di RSUD Muara Teweh, Senin 20 April 2026.
“Saya turut berbela sungkawa mas untuk para korban,” tambahnya.
Sementara itu, mirisnya dalam pembunuhan keji tersebut salah satu korban merupakan seorang anak kecil berusia tiga tahun. Namanya David.
Selain David, korban pembunuhan lain yang dihabisi ialah: pak Cuah berusia 55 tahun, Hasna berusia 40 tahun, Tasya Haulina berusia 17 tahun, Ono berusia 50 tahun.
Selain lima korban tewas, ada satu korban kritis bernama Alfian. Dia terbaring lesu saat ditemui di RSUD Muara Teweh. Pria dua anak ini ditemani oleh sang istri bernama Mila yang wajahnya berkaca-kaca saat berbincang dengan sejumlah awak media.
“Malam ini mas katanya mau operasi,” ujarnya seraya menunjuk luka bacok yang diderita sang suami.
Tak hanya tentang para korban, informasi lain yang diperoleh media ini di RSUD Muara Teweh adalah tentang para terduga pelaku. Mereka diketahui berjumlah tiga orang. Inisialnya L, P dan M.
Dalam menjalankan aksi tak manusiawi itu, para terduga pelaku menggunakan mobil kijang dengan membawa senjata tajam serta senjata rakitan.
“Mereka pakai mobil mas. Bawa segala senjata rakitan dan mandau,” ujar salah seorang pria yang ditemui media ini di RSUD Muara Teweh.
“Mereka sempat tanya nama korban lalu lakukan pembacokan,”tambahnya meminta namanya tidak disebutkan.
Informasi lain yang diperoleh, usai para korban dibacok, komplotan pelaku diduga membakar pondok lalu kabur.
Hingga berita ini diturunkan jenazah para korban masih di RSUD Muara Teweh untuk proses otopsi dan juga perawatan intensif untuk korban kritis. Terlihat para keluarga korban memadati area di sekitar RSUD setempat. (Old)
3 Pelaku Gunakan Senpi Rakitan dan Parang, 5 Korban yang Tewas Dibunuh di Perbatasan Kalteng-Kaltim: Ada Anak Usia 3 Tahun





