Hukrim

8 Mobil Pelangsir BBM Subsidi Ditangkap

185
×

8 Mobil Pelangsir BBM Subsidi Ditangkap

Sebarkan artikel ini
RAZIA PELANGSIR-Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain ketika melihat mobil yang diduga dipakai untuk melangsir BBM.FOTO HMS POLRES KOTIM

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID – Jajaran Polres Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar razia di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Sampit, Kamis (8/5/2026). Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan delapan unit mobil yang diduga digunakan untuk melangsir bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Razia dilakukan sebagai respons atas keresahan masyarakat yang selama lebih dari satu bulan terakhir kesulitan mendapatkan BBM, terutama jenis Solar dan Pertalite. Kondisi tersebut memicu antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat di hampir seluruh SPBU di Sampit.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain mengatakan, pihaknya melakukan penertiban secara mendadak untuk menindak praktik penimbunan dan pelangsiran BBM subsidi yang dinilai merugikan masyarakat.

“Dari hasil razia, kami mengamankan delapan kendaraan roda empat yang telah dimodifikasi untuk mengangkut BBM dalam jumlah besar. Kendaraan ini diduga digunakan untuk melangsir BBM subsidi secara ilegal,” ujarnya.

Berdasarkan pemeriksaan, mobil-mobil tersebut telah dimodifikasi dengan tangki berkapasitas lebih besar dari standar pabrikan. Di dalam kendaraan juga ditemukan pompa elektrik, instalasi MCB, serta sejumlah jeriken yang digunakan untuk memindahkan BBM dari tangki kendaraan ke wadah penampungan.

Selain itu, petugas juga menemukan penggunaan pelat nomor polisi palsu. Modus ini diduga digunakan agar pelaku dapat memperoleh barcode berbeda sehingga dapat melakukan pengisian BBM subsidi secara berulang di SPBU.

Resky menegaskan, praktik pelangsiran BBM subsidi telah menjadi salah satu penyebab terganggunya distribusi BBM di Sampit. Menurutnya, BBM subsidi seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak, bukan untuk diperjualbelikan kembali demi keuntungan pribadi.

“BBM subsidi merupakan hak masyarakat. Kami akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap pelaku yang menyalahgunakan distribusi BBM bersubsidi,” tegasnya.

Seluruh kendaraan beserta peralatan yang ditemukan telah diamankan ke Mapolres Kotim untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga akan menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam praktik pelangsiran tersebut.

Razia ini mendapat apresiasi dari warga yang selama ini mengeluhkan sulitnya memperoleh BBM. Masyarakat berharap penindakan tegas dapat mengurangi antrean di SPBU dan memastikan distribusi BBM subsidi kembali tepat sasaran. may/jsi-red

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *