TAMIANG LAYANG/TABENGAN.CO.ID – Warga Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, digegerkan dengan penemuan seorang lanjut usia (lansia) yang meninggal dunia dalam kondisi membusuk di dalam rumahnya, Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Korban diketahui bernama Budiman (79), warga Jalan Murung Baki RT 042 RW 008, Kelurahan Ampah Kota. Korban pertama kali ditemukan oleh Iskandar bersama rekannya, Bansyah, setelah warga mulai curiga karena korban sudah tidak terlihat sejak Kamis lalu.
Sebelum penemuan tersebut, Iskandar sempat menanyakan keberadaan korban kepada seorang tukang bengkel di depan rumah korban. Namun, warga sekitar mengaku sudah beberapa hari tidak melihat aktivitas Budiman.
Merasa khawatir terjadi sesuatu, Iskandar dan Bansyah kemudian mendatangi rumah korban untuk melakukan pengecekan. Saat tiba di lokasi, pintu rumah terlihat terbuka setengah dan tercium bau menyengat dari dalam rumah.
Keduanya kemudian memanggil korban, namun tidak mendapat jawaban. Saat masuk ke dalam rumah, korban ditemukan dalam posisi terlentang dan sudah meninggal dunia dengan kondisi tubuh membusuk.
Penemuan tersebut langsung dilaporkan kepada warga dan Ketua RT setempat, sebelum diteruskan ke Polsek Dusun Tengah.
Tak lama kemudian, aparat kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana pada tubuh korban. Kondisi rumah juga dilaporkan rapi dan tidak ada barang berharga yang hilang.
Petugas menemukan cairan hitam kemerahan keluar dari mulut korban yang diduga darah. Namun, hasil pemeriksaan sementara tidak menunjukkan adanya luka akibat benda tajam maupun benda tumpul.
Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian berupa dua bungkus rokok merek SM Menthol, satu senter warna putih, dan satu botol kaca berisi sedikit minyak urut.
Berdasarkan keterangan warga, korban diketahui tinggal seorang diri lantaran istrinya sedang berada di Banjarmasin untuk mengunjungi anak mereka selama sekitar satu pekan. Korban juga dikenal rutin keluar rumah untuk minum kopi, sehingga warga mulai curiga ketika korban tidak terlihat selama dua hari terakhir.
Kapolres Barito Timur, Eddy Santoso melalui Kapolsek Dusun Tengah, Suprayitno, Minggu (10/5/2026), mengatakan pihaknya telah melakukan olah TKP, meminta keterangan sejumlah saksi, serta membawa korban untuk proses visum.
“Untuk sementara diduga korban meninggal dunia karena faktor usia. Namun, proses penyelidikan tetap dilakukan guna memastikan penyebab pasti kematian korban,” ujarnya.pea/rca-red











