-
PEMPROV KALTENG

HARI BHAYANGKARA KE-80 PERKUAT SINERGI-Pemprov dan Polda Kalteng Menembak dan Sumpit Bersama

227
×

HARI BHAYANGKARA KE-80 PERKUAT SINERGI-Pemprov dan Polda Kalteng Menembak dan Sumpit Bersama

Sebarkan artikel ini
MENEMBAK - Kejuaraan Menembak Kapolda Kalteng Cup 2026 dalam rangka Hari Jadi ke-80 Bhayangkara, Jum'at (21/6) FOTO MMC-KALTENG
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, digelar Lomba Menembak Kategori Pistol Eksekutif 20 Meter dan Semi Reaksi Plat serta Lomba Sumpit bagi kalangan eksekutif di Lapangan Tembak Multifungsi Wira Pratama, Jalan Tjilik Riwut Km 21, Palangka Raya, Jumat (19/6).

Kegiatan yang diikuti unsur pemerintah, Polri, dan berbagai mitra pembangunan tersebut menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas daerah.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, dr. Linae Victoria Aden, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, perlombaan yang digelar tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun kebersamaan dan kolaborasi antarlembaga.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Lomba Menembak serta Lomba Sumpit bagi eksekutif dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan ini tentu bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi lintas sektor, serta membangun semangat kebersamaan antara unsur pemerintah, Polri, dan seluruh mitra pembangunan,” ujar Linae.

Ia menjelaskan, Lomba Menembak memiliki makna yang mencerminkan nilai-nilai disiplin, fokus, ketepatan, dan kemampuan dalam mengambil keputusan. Sementara itu, Lomba Sumpit menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya lokal Kalimantan Tengah yang memiliki nilai historis dan kearifan lokal yang tinggi.

“Lomba Menembak mencerminkan nilai disiplin, fokus, serta ketepatan dalam mengambil keputusan. Sedangkan Lomba Sumpit merupakan bagian dari upaya menjaga dan memperkenalkan kekayaan budaya lokal Kalimantan Tengah kepada berbagai kalangan,” katanya.

Linae berharap momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dapat semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Melalui momentum yang sangat baik ini, saya berharap akan terbangun kolaborasi yang semakin kuat untuk menjaga stabilitas daerah, mendukung pembangunan, serta mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin maju dan bermartabat,” tegasnya.

Perlombaan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan sportivitas. Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, kegiatan tersebut juga menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan Polri dalam membangun kebersamaan serta memperkuat komitmen untuk menjaga keamanan dan kemajuan daerah.ldw/ded-red

 

 

 

-
-
-