-
Ekobis

Stok Beras Kalteng 17.892 Ton Aman hingga 10 Bulan

146
×

Stok Beras Kalteng 17.892 Ton Aman hingga 10 Bulan

Sebarkan artikel ini
STOK AMAN-Jajaran manajemen Perum BULOG bersama Satgas Pangan dan pemerintah daerah melakukan inspeksi langsung ke sejumlah titik, mulai dari ritel modern hingga gudang penyimpanan BULOG di Kota Palangka Raya, Rabu (12/8/2026). FOTO BULOG KALTENG
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Perum BULOG memastikan ketersediaan pangan di Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam kondisi aman dan mencukupi, sementara harga komoditas di tingkat konsumen masih terkendali.

Kepastian tersebut disampaikan setelah jajaran manajemen Perum BULOG bersama Satgas Pangan dan pemerintah daerah melakukan inspeksi langsung ke sejumlah titik, mulai dari ritel modern hingga gudang penyimpanan BULOG di Kota Palangka Raya, Rabu (12/8/2026).

Peninjauan tersebut dipimpin Wakil Direktur Utama Perum BULOG Marga Taufiq, didampingi Sekretaris Perusahaan, Ketua PMO Transformasi, Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kalteng, serta perwakilan Satgas Pangan, Dinas Perdagangan dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan tiga aspek utama, yakni ketersediaan komoditas pangan, harga jual di tingkat konsumen, serta kondisi stok yang tersimpan di gudang BULOG.

Per 12 Agustus 2026, stok yang dikelola Kantor Wilayah Perum BULOG Kalteng tercatat mencapai 17.892 ton beras, yang terdiri atas beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dan beras komersial. Selain beras, BULOG Kalteng juga memiliki stok sekitar 958 ribu liter minyak goreng dan 121 ribu kilogram gula pasir.

Kondisi tersebut menunjukkan posisi stok pangan BULOG di Kalteng cukup kuat untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan apabila terjadi peningkatan permintaan.

Dalam peninjauan di HiCermart Superstore Palangka Raya, rombongan memastikan komoditas beras premium merek Punokawan tersedia di pasaran. Beras tersebut tersedia dalam kemasan lima kilogram dan 10 kilogram.

Harga beras premium Punokawan yang dijual kepada masyarakat tercatat Rp15.400 per kilogram. Dengan demikian, harga untuk kemasan lima kilogram sebesar Rp77.000, sedangkan kemasan 10 kilogram dijual Rp154.000.

Wakil Direktur Utama Perum BULOG Marga Taufiq mengatakan, inspeksi dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi pangan di lapangan, khususnya memastikan pasokan tersedia dan harga yang dibayarkan masyarakat tetap sesuai ketentuan.

“Kami melihat langsung kondisi di ritel modern. Stok pangan tersedia dan harga yang diterima masyarakat sesuai ketentuan. Sementara dari sisi ketersediaan, stok yang kami miliki juga sangat kuat,” kata Marga.

Setelah mengecek kondisi di tingkat ritel, rombongan melanjutkan peninjauan ke Gudang BULOG Bukit Tunggal. Di kompleks pergudangan tersebut tersimpan sekitar 1.935 ton beras, 79 ribu liter minyak goreng, 29 ribu kilogram gula pasir, serta 22 ribu kilogram jagung.

Marga mengatakan keberadaan stok tersebut menjadi bagian dari kesiapan BULOG dalam memenuhi kebutuhan penyaluran pangan masyarakat di Kalteng.

Menurut dia, khusus untuk beras, ketahanan stok yang dikelola BULOG Kalteng diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan penyaluran hingga sekitar 10 bulan ke depan.

“Jadi masyarakat Kalimantan Tengah tidak perlu khawatir. Stok yang kami miliki lebih dari cukup untuk mendukung kebutuhan penyaluran ke depan,” ujarnya.

Ia menegaskan BULOG akan terus memastikan ketersediaan pangan, terutama komoditas strategis yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Penguatan stok juga dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap dinamika kebutuhan dan kondisi pasar.

“BULOG akan terus hadir menjaga ketahanan pangan, bukan hanya di Kalimantan Tengah, tetapi juga di seluruh Indonesia,” tegas Marga.

Marga menambahkan, stok yang melimpah harus dibarengi dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat. Karena itu, BULOG tidak hanya berfokus pada pengadaan dan penyimpanan komoditas, tetapi juga memastikan distribusi pangan berjalan dengan baik hingga ke tingkat konsumen.

“Ketersediaan stok harus berjalan beriringan dengan keterjangkauan harga. Karena itu, kami bersama pemerintah daerah dan Satgas Pangan akan terus melakukan pengawasan agar komoditas pangan tersedia di masyarakat dengan harga sesuai ketentuan,” katanya.

Ia menjelaskan pengawasan dari sisi distribusi menjadi penting untuk memastikan pasokan yang tersedia di gudang dapat segera disalurkan ke pasar dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Sinergi dengan pemerintah daerah dan Satgas Pangan juga terus diperkuat untuk mengantisipasi potensi gejolak harga maupun gangguan distribusi di lapangan.

Dengan stok beras yang mencapai 17.892 ton serta ketersediaan minyak goreng dan gula pasir dalam jumlah besar, BULOG memastikan kondisi pangan di Kalteng saat ini berada dalam posisi yang kuat.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, serta pemangku kepentingan lainnya, BULOG memastikan pasokan pangan tetap tersedia dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kalteng hingga ke berbagai wilayah. ldw/ded-red

 

-
-
-