-
DPRD PALANGKA RAYA

Subandi Tekankan Pentingnya Organisasi bagi Mahasiswa

93
×

Subandi Tekankan Pentingnya Organisasi bagi Mahasiswa

Sebarkan artikel ini
PENDIDIKAN-Ketua DPRD Palangka Raya Subandi foto bersama usai memberikan motivasi kepada peserta Latihan Kader (LK) I HMI Komisariat se-Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, belum lama ini. FOTO DPRD PALANGKA RAYA
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Bangku kuliah tidak hanya menjadi tempat mahasiswa mengejar nilai dan menyelesaikan pendidikan. Di luar ruang kelas, pengalaman berorganisasi juga menjadi bagian penting untuk membentuk kemampuan, karakter, serta kesiapan menghadapi kehidupan setelah lulus.

Pesan tersebut disampaikan Ketua DPRD Palangka Raya Subandi, saat memberikan motivasi kepada peserta Latihan Kader (LK) I HMI Komisariat se-Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, belum lama ini.

Ia mendorong mahasiswa agar tidak hanya berfokus pada prestasi akademik. Menurutnya, dunia perkuliahan akan menjadi lebih bermakna apabila diimbangi dengan keterlibatan aktif dalam organisasi.

“Jadilah mahasiswa plus. Artinya, jangan hanya menjadi mahasiswa yang fokus pada akademik, tetapi juga aktif berorganisasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, organisasi dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman yang tidak selalu diperoleh di dalam kelas. Mulai dari belajar bekerja sama, membangun jaringan, mengasah kepemimpinan, hingga melatih kemampuan menyampaikan gagasan di hadapan banyak orang.

Menurutnya, berbagai pengalaman tersebut akan menjadi bekal berharga ketika mahasiswa nantinya terjun ke tengah masyarakat maupun memasuki dunia kerja.

“Di organisasi, kita belajar bagaimana bekerja sama, memimpin, membangun relasi, dan menyampaikan pendapat di hadapan orang lain. Pengalaman seperti ini akan sangat berguna ketika sudah selesai kuliah,” katanya.

Subandi menilai, kemampuan akademik dan pengalaman berorganisasi bukanlah dua hal yang harus dipertentangkan. Keduanya justru dapat berjalan beriringan untuk membentuk generasi muda yang memiliki pengetahuan sekaligus kemampuan sosial.

“Kuliah memberikan ilmu, organisasi memberikan pengalaman. Keduanya menjadi bekal untuk membentuk generasi muda yang siap berkontribusi di tengah masyarakat,” ucapnya.

Karena itu, ia berharap peserta LK I HMI dapat memanfaatkan proses kaderisasi sebagai kesempatan untuk terus mengembangkan kapasitas diri. Tidak hanya dari sisi intelektual, tetapi juga dalam membangun integritas, kepemimpinan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Subandi menekankan, keberhasilan seorang mahasiswa tidak semata-mata diukur dari keberhasilannya menyelesaikan pendidikan. Lebih jauh, mahasiswa diharapkan mampu membawa ilmu dan pengalaman yang dimiliki untuk memberi manfaat setelah meninggalkan bangku kuliah.

“Jadilah mahasiswa yang tidak hanya selesai kuliah, tetapi juga siap menghadapi dunia setelah kuliah,” pungkasnya. nws/fwa-red

 

-
-
-