-
DPRD PALANGKA RAYA

Wadi Khas Kalteng Berpotensi Jadi Produk Unggulan UMKM

24
×

Wadi Khas Kalteng Berpotensi Jadi Produk Unggulan UMKM

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya Arif M. Norkim. FOTO ISTIMEWA
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kuliner tradisional tidak hanya menjadi bagian dari warisan budaya, tetapi juga menyimpan peluang ekonomi yang dapat dikembangkan masyarakat. Salah satunya wadi, makanan fermentasi ikan khas Kalimantan Tengah yang dinilai berpotensi menjadi produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya Arif M. Norkim, mendorong agar pengembangan wadi dilakukan secara lebih serius melalui inovasi produk, penguatan merek, kemasan yang menarik, hingga pemasaran digital. Upaya tersebut dinilai penting agar kuliner khas daerah ini tidak hanya dikenal sebagai makanan tradisional, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Wadi ini merupakan salah satu kekayaan kuliner khas Kalimantan Tengah yang harus kita jaga dan kembangkan. Jangan sampai hanya dikenal sebagai makanan tradisional, tetapi juga bisa menjadi produk unggulan yang memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu (21/10/2026).

Menurut Arif, potensi kuliner lokal perlu diimbangi dengan strategi pengembangan yang tepat. Cita rasa khas memang menjadi daya tarik utama, tetapi kualitas produk, kebersihan pengolahan, kemasan, serta identitas merek juga perlu mendapat perhatian.

Dengan pengemasan yang lebih modern dan strategi pemasaran yang sesuai, wadi berpeluang menjangkau konsumen di luar daerah. Terlebih, pemanfaatan platform digital dapat membantu pelaku UMKM memperkenalkan produknya kepada masyarakat yang lebih luas tanpa hanya bergantung pada pemasaran konvensional.

“Melalui kemasan yang menarik, branding yang kuat, dan pemasaran secara digital, produk wadi bisa lebih dikenal masyarakat luas. Ini menjadi peluang bagi warga untuk mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga,” tuturnya.

Arif juga mengapresiasi langkah Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Palangka Raya (UPR) yang memberikan pembinaan kepada warga Kelurahan Pahandut Seberang, Kota Palangka Raya, melalui pelatihan pengolahan wadi dan samu ikan patin.

Kegiatan tersebut dinilai menjadi salah satu upaya untuk mengoptimalkan potensi pangan lokal sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Warga tidak hanya memperoleh keterampilan praktik pengolahan produk, tetapi juga mendapatkan pengetahuan mengenai literasi digital, pemasaran daring, manajemen usaha, hingga penentuan harga jual. nws/fwa-red

 

-
-
-