Spirit Kalteng

HADAPI ERA GLOBALISASI-Pengusaha Muda Kristen Deklarasikan Pembentukan GPMKI

41
×

HADAPI ERA GLOBALISASI-Pengusaha Muda Kristen Deklarasikan Pembentukan GPMKI

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/RONNY GUNTUR FOTO BERSAMA - Para pendiri GPMKI berfoto bersama usai pelaksanaan deklarasi pendiriannya di Aula Christian Center Kota Palangka Raya, Selasa (22/2/2022).

PALANGKA RAYA/tabengan.co.id – Sebagai generasi penerus bangsa serta agen perubahan, pemuda memiliki peran yang penting dalam proses pembangunan dan berpartisipasi untuk menyelesaikan tantangan persoalan dalam bidang sosial dan lingkungan khususnya di era globalisaai saat ini.
Itulah segelintir latar belakang para pengusaha muda Kristen yang ada di Kalimantan Tengah, dalam membentuk organisasi Gerakan Pengusaha Muda Kristen Indonesia (GPMKI) yang telah di deklarasikan di Kota Palangka Raya, tepatnya di Aula Christian Center pada Selasa (22/2) kemarin.
Hery Kristianto, perwakilan Founding GPMKI mengatakan jika tantangan utama generasi muda kristen dalam perkembangan digital adalah untuk tidak hanyut dan menjadi korban dari sisi negatif kemajuan teknologi. Selain itu, pemuda berperan penting sebagai subjek pembangunan dan menjadi agen perubahan untuk lingkungannya, melalui partisipasi aktif pemuda dalam kegiatan sosial-kemasyarakatan.
Melihat situasi tersebut, Hery bersama para pendiri GPMKI melihat adanya potensi kesenjangan sosial apabila perkembangan zaman tidak dibarengi dengan adanya sumber daya manusia yang melek teknologi.
“Kondisi sosial di masyarakat akhirnya nanti menurut saya akan ada pembatasan sosial. Ada yang bekerja menggunakan tenaga, dan ada yang memanfaatkan teknologi. Kami coba untuk merangkul semua, bahwa kedepan tantangan ini harus dijawab. Tanpa adanya wadah bagi kita, maka daerah ini akan tertinggal oleh teknologi yang terus berkembang,” ujar Hery.
“Persaingan digital berpotensi mengancam kehidupan kita apabila kita tak ikuti arus. Akan tertinggal,” tambahnya.
Selain itu, GPMKI juga dikatakannya telah dipersiapkan untuk menyambut berdirinya Ibu Kota Negara (IKN) yang baru di Kalimantan Timur. Hery berharap GPMKI bisa menjadi salah satu organisasi pertama yang bisa berdiri dan berpusat selain di Jakarta. Ia menilai inilah saatnya masyarakat Dayak Kalimantan bisa memiliki wadah mengembangkan potensi diri, agar mampu bersaing bersama seluruh masyarakat Indonesia lainnya.
“Kedepannya GPMKI juga akan melebarkan sayap hingga memiliki perwakilan di daerah-daerah lain di Indonesia. Agar pengusaha muda kristen Indonesia yang inovatif bisa menyalurkan potensinya sebaik mungkin demi pembangunan bangsa,” pungkas Hery. rgb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *