Spirit Kalteng

Siasat dan Antisipasi Perbankan Terhadap “Kiamat Teller”

35
×

Siasat dan Antisipasi Perbankan Terhadap “Kiamat Teller”

Sebarkan artikel ini
Direktur Bank Kalteng Yayah Diasmono

PALANGKA RAYA/tabengan.co.id – Digitalisasi secara masiv perlahan menuju semua penggenapan di semua sektor, termasuk perbankan, sehingga dikhawatirkan akan terjadi apa yang diistilahkan “Kiamat Teller.”
Memerhatikan fenomena tersebut, Direktur Bank Kalteng Yayah Diasmono menanggapi, bahwa Kiamat Teller yang dikatakan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani itu memang sangat beralasan.
Menurut Diasmono, itu untuk daerah-daerah yang lebih maju, umumnya di Jawa, Denpasar Kota Wisata, menyusul juga daerah wisata seperti NTB dan juga Batam.
“Kemudian baru Kalimantan kemungkinan menyusul,” bebernya kepada Tabengan, Senin (4/4/2022).
Disebutkan Diasmono, untuk daerah Kalteng sendiri mungkin masih makan waktu cukup lama. Tapi memang dengan adanya digital itu, mau tidak mau kelak tenaga kerja yang di-frontline bisa saja tidak ada lagi.
“Everything by digital, biaya yang dikeluarkan perusahaan pun lebih murah.” imbuhnya.
Terkait hal tersebut, Manager Operasional BRI Kantor Cabang Palangka Raya Ariston K. Jati juga turut memberikan tanggapannya. Ariston mengatakan, BRI punya misi The Most Avaluable Bank Group and Champion of Financial Inclusion atau menjadi bank yang paling bernilai. Dalam arti bukan hanya untuk BRI, tetapi juga masyarakat society, termasuk terhadap efisiensi.
“Supaya lebih murah lagi pelayanan kita sekarang dengan industri 4.0 semua ke arah digital. Kemarin-kemarin yang dilakukan manusia akan tergantikan dengan mesin. Industri keuangan juga terkena imbasnya,” ungkapnya, pekan kemarin.
Disebutkan Ariston, sebenarnya pihak BRI sudah jauh-jauh hari mengantisipasi, tapi diprediksikan mungkin baru kan terjadi 10 tahun mendatang. Tetapi dengan adanya Covid, dunia perbankan ternyata di-trigger lebih cepat. Justru sisi positifnya, menurut Ariston, transformasi ke arah digital semakin dipercepat.
“Contoh dulu rapat atau sekolah dengan on-site tapi sekarang bisa dengan efektif melalui zoom. Sama kita juga layanan penggantian kartu semua menggunakan mesin. Ke depan untuk Palangka Raya bulan November,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *