Spirit Kalteng

UPR Berpotensi Menjadi Kawasan Wisata Pendidikan

17
×

UPR Berpotensi Menjadi Kawasan Wisata Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Rektor UPR, Dr Andrie Elia SE MSi,

PALANGKA RAYA/tabengan.co.id – Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr. Andrie Elia, SE, MSi berharap ke depannya lingkungan civitas akademika bisa menjadi salah satu kawasan wisata pendidikan, dengan didukung berbagai sarana prasarana (sapras) maupun fasilitas, mengingat UPR merupakan kampus yang memiliki lahan terluas se-Asia Tenggara.
Andrie Elia saat dibincangi Tabengan usai menggelar acara buka puasa bersama di Hotel Neo Palma, Jalan Tjilik Riwut Km 1 Palangka Raya, Senin (11/4) lalu, mengatakan, UPR memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kawasan wisata di Bumi Tambun Bungai.
“Ke depannya, saya memiliki wacana untuk menjadikan UPR sebagai salah satu kawasan wisata, baik itu wisata pendidikan hingga wisata kuliner melalui kerja sama dengan para investor. Mengingat UPR memiliki potensi besar untuk menjadi kawasan wisata yang didukung kawasan kampus terluas se-Asia Tenggara,” ucapnya.
Kendati demikian, akan sangat disayangkan apabila luasan wilayah UPR tidak dimanfaatkan secara maksimal. Apalagi status UPR dalam proses menjadi Badan Layanan Umum (BLU), sehingga ke depannya tidak menutup kemungkinan UPR bisa bekerja sama dengan pihak ketiga perihal pembangunan infrastruktur.
“Termasuk bangunan-bangunan untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hingga perhotelan dan saya optimis harapan ini bisa terwujud,” ujarnya.
Tidak hanya menjadi kawasan wisata pendidikan dan kuliner, sambungnya, kawasan UPR juga ke depannya diharapkan bisa menjadi kawasan Kebun Raya dan harapan tersebut sudah dibuktikan melalui keberadaan hutan Meranti Merah yang dikelola oleh civitas akademika.
“Di gerbang UPR nantinya akan tercantum dengan jelas nama Kebun Raya UPR, apalagi wacana tersebut telah terprogram sejak lama dan mulai dijalankan dengan keberadaan Hutan Meranti Merah, yang saat ini dikelola oleh civitas akademika. Sehingga apa yang mimpi UPR menjadi kawasan wisata dan kebun raya bukan sekadar isapan jempol, tetapi memang benar-benar terbukti,” pungkasnya. nvd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *