*Pelatih dan Atlet PON Tak Mengenal Mantan Atlet Dayung yang Jual Medali
PALANGKA RAYA/tabengan.co.id- Sejumlah mantan atlet dayung nasional dari Kalimantan Tengah dan juga pelatih dayung Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dari Bumi Tambun Bungai, mengaku tidak mengenal Anggo Prihartanto, mantan atlet dayung yang menjual medali untuk menyambung hidupnya.
Salah satunya Silo, mantan atlet dayung nasional ini nomor kayak ini menyampaikan dia sudah melakukan komunikasi dengan Anggo, terkait viralnya pemberitaan tentang jual medali. Rencananya usai cuti bersama libur Hari Raya Idul Fitri ini akan memanggil yang bersangkutan untuk bertemu Pengprov PODSI Kalteng.
“Saya telponan langsung dengan beliau, katanya pernah menjadi atlet dayung, katanya Porprov di Katingan, ngaku jadi atlet dan pelatih, omongannya tidak sinkron, nanti dipanggil untuk meluruskan informasi saja. Dia siap datang untuk memberikan keterangan, meluruskan informasi yang beredar di media,” kata Silo, Kamis (5/5).
Silo menambahkan, dari pengakuan Anggo, mulai sebagai atlet pada saat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Katingan. Selain itu, juga pernah tampil di PON XIX, 2016 Jawa Barat. Namun dari daftar atlet yang ada, tidak ada nama Anggo, pada saat itu Silo sudah pensiun dari atlet dan masuk dalam jajaran pelatih.
Bidang Pembinaan Prestasi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kalteng Subandi S Musan menyampaikan, sudah menghubungi Anggo dan yang bersangkutan siap memenuhi undangan tersebut untuk memberikan klarifikasi setelah Hari Raya Idul Fitri.
“Nanti setelah lebaran kita kita panggil atlet tersebut dan dia siap saja datang untuk memenuhi undangan itu,” kata Subandi.
ementara itu, Anggo ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa pemberitaan di media tentang dirinya menjual medali benar adanya. Dirinya sudah dihubungi dari PODSI Kalteng untuk diminta klarifikasi terkait pemberitaan tersebut, sekaligus menyampaikan hasil karir sebagai atlet dayung.
“Setelah libur ini nanti saya disuruh menghadap Binpres PODSI Kalteng dan ditanya hasil karir saya sebagai atlet dayung,” kata Anggo.
Sementara itu, sejumlah atlet dayung Kalteng yang pernah tampil di pra PON XIX, 2015 dan PON 2016, Poliansyah dan A Gunawan tidak mengenal Anggo, baik sebagai pelatih maupun sebagai atlet.
Sementara itu kabar dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalteng juga menyebutkan yang bersangkutan tidak ada namanya di data Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Kalteng. yml
PODSI Kalteng Panggil Mantan Atlet Dayung Jual Medali











