PALANGKA RAYA/tabengan.co.id – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya Achmad Zaini mengatakan, jika produksi sampah yang dihasilkan selama perayaan Hari Raya Lebaran tahun ini, mengalami peningkatan.
Setidaknya ada kenaikan sekitar 10 persen, sampah-sampah yang ada di kota setempat dibandingkan dengan hari biasa. Pihaknya mencatat jika kenaikan tersebut terjadi H-5 hingga H+3 Lebaran kemarin.
“Jika pada hari normal, produksi sampah di kota berkisar 145-150 ton per hari. Ada kenaikan hingga 10 persen atau 15 ton dalam 30 hari selama Lebaran kemarin,” kata Achmad Zaini kepada Tabengan, Senin (9/5/2022).
Kenaikan produksi sampah tersebut, disebabkan beberapa faktor. Pada beberapa hari sebelum Lebaran, sampah tak hanya berasal dari limbah rumah tangga, namun juga berasal dari sampah masyarakat yang membersihkan dan perbaikan rumah/sangkrah hingga sampah tebangan pohon.
“Nah, kalau saat hari H Lebaran hingga pasca-Lebaran, justru didominasi oleh sampah dari sisa makanan. Karena memang ada budaya masyarakat untuk open house dan bersilaturahmi ke tempat kerabat untuk makan bersama. Peningkatan produksi sampah ada, dibandingkan saat sebelum Lebaran,” bebernya.
Pantauan Tabengan di lapangan, H+4 kemarin, kondisi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) rata-rata sudah bersih dari sampah berserakan. Diakui Achmad Zaini, memang selama Lebaran bagi pekerja khusus bidang persampahan tersebut, yang beragama Muslim diberikan kesempatan untuk merayakan hari raya bersama keluarga. Sedangkan pegawai non muslim, tetap bekerja mengangkut sampah-sampah dari TPS menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
“DLH tetap menjaga kebersihan kota, terutama pada saat hari raya besar keagamaan. Kami sudah mempersiapkannya jauh-jauh hari, agar kota kita tetap cantik dan bersih,” pungkasnya. rgb











