
INVESTIGASI- KNKT mulai investigasi karamnya KM Satya Kencana III di Pelabuhan Panglima Utar Kumai.
PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID– Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai melakukan penyelidikan terhadap bangkai KM Satya Kencana III yang karam di Pelabuhan Panglima Utar Kumai pada Rabu (19/10) pukul 02.30 WIB.
Jumat (21/10) tepat pukul 14.30 WIB, 2 orang tim KNKT yakni Bambang Alwi dan Captain Chandra, didampingi Kepala KSOP Kelas IV Kumai Hary Suryanto dan Direktur Operasi dan Usaha PT Dharma Lautan Utama Rahmatika Ardianto, langsung meninjau ke lokasi karamnya KM Satya Kencana III.
Menurut Bambang, pihaknya saat ini melakukan investigasi terjadinya kecelakaan transportasi di Pelabuhan Panglima Utar Kumai, bukan untuk mencari siapa yang salah dan siapa yang harus bertanggung jawab, melainkan untuk mengetahui apa penyebab kecelakaan pelayaran tersebut, sehingga KM Satya Kencana III karam.
“Progres awal, kami mengumpulkan data termasuk mewawancarai kru kapal yang bertugas saat kejadian itu. Jadi kami belum bisa memberikan keterangan apa penyebabnya karena masih melakukan penyelidikan dan investigasi, kami mencari akar permasalahanya dari mana,” kata Bambang, tim investigator KNKT.
Sebab menurutnya, KM Satya Kencana III berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan muatan full dan terjadinya kecelakaan justru pada saat tidak ada muatan.
“Setelah kami mengumpulkan data-data faktual, kami akan melakukan analisis di Jakarta yang melibatkan perguruan tinggi dan BNPB, karena kami bekerja sesuai undang-undang yang berlaku, maka hasilnya pun paling lama 3 bulan, paling cepat 1 bulan. Setelah kami melakukan analisa, kami bisa menyimpulkan akar permasalahan terjadinya kecelakaan tersebut dan ini menjadi evaluasi serta pelajaran untuk dunia transportasi kita,” imbuh Bambang.
Dalam kesempatan itu, pihak KNKT pun meminta agar KSOP Kelas IV Kumai untuk segera mengevakuasi bangkai KM Satya Kencana III agar tidak menghambat jalur pelayaran di Pelabuhan Panglima Utar Kumai.
Sementara itu, Direktur Operasi dan Usaha PT Dharma Lautan Utama Rahmatika Ardianto menjelaskan, surat izin dari Ditjen Perhubungan Laut untuk mengevakuasi bangkai KM Satya Kencana III telah keluar, bahkan peralatan milik vendor yang akan melakukan evakuasi saat ini berada di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
“Surat izin untuk evakuasi bangkai kapal sudah keluar kemarin dan pihak perusahaan yang kami tunjuk untuk melakukan evakuasi pun sudah siap. Berdasarkan informasi saat ini semua peralatannya sudah ada di Pelabuhan Semarang, tinggal menuju ke Pelabuhan Panglima Utar Kumai,” ujar Rahmatika. c-uli











