Ia menambahkan, hasil pengecekan yang dilakukan terdapat 13 sarang di sekitaran lokasi kelas dua dan kelas tiga. Pihaknya juga memberikan pengarahan kepada warga untuk melapor apabila menjumpai kembali mamalia tersebut.
“Rencana kami ke depan adalah merescue OU itu agar bisa dievakuasi untuk menyelamatkannya dari tangan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Namun, sementara ini kami masih menunggu laporan dari pelapor yakni mas Andi,” pungkasnya. c-prs











