
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Pengamen yang satu ini sudah dikenal banyak masyarakat Kota Palangka Raya. Suaranya bagus dan oke, sehingga mampu memukau siapa saja yang mendengarnya. Ade Adipati, si pengamen bersuara emas ini kerap terlihat mengamen di pusat kuliner Yos Sudarso Kota Palangka Raya, beberapa warung makan di kawasan tersebut.
Ketika dibincangi Tabengan, Jumat (11/11), Ade mengakui sampai sekarang masih aktif mengamen di tempat tersebut. Memang awalnya, Ade juga merupakan salah seorang musisi sekaligus singer yang kerap bernyanyi di kafe ataupun tempat hiburan malam (THM) di Palangka Raya.
Namun, dirinya terkadang lebih memilih untuk mengamen. Alasannya bukan hanya soal keinginan atau tantangan, tapi juga memang pendapatannya cukup lumayan. Dia tidak merinci berapa besaran setiap malamnya, namun Ade menegaskan cukuplah untuk kehidupan sehari-hari.
“Antusias masyarakat juga cukup bagus. Banyak yang suka dan request sesuai dengan lagu-lagu favorit mereka,” ujarnya.
Ade juga mengamen tidak sembarangan mengamen. Peralatannya cukup lengkap, seperti gitar akustik, sound sendiri hingga microphone beserta stand nya (tongkat untuk mic). Jadi outputnya juga oke banget dan bisa dinikmati para pengunjung warung makan.
Ade juga menceritakan, dirinya dulu pernah menghasilkan single lagu dan mendapat animo yang cukup baik di mata publik. Namun, tetap konsisten dalam menggeluti dunia pengamen, yang hasilnya lumayan bahkan bisa saja ada lebihnya.
Untuk genre musik sendiri, Ade memang sejak lama menggeluti semua genre yang ada (All Genre), jadi mau lagu apa aja seperti pop, alternatif, rock, bahkan dangdut juga disikat.
Ketika disinggung harapan, Ade menginginkan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya memerhatikan anak jalanan di kota ini, karena banyak di antara mereka yang punya talenta luar biasa.
“Anak jalanan juga banyak yang bagus dan tidak seperti dipikirkan kebanyakan orang. Harapannya agar diberikan ruang untuk berkreasi,” ucapnya.
Dia mencontohkan seperti anak jalanan di Kota Jakarta, beberapa di antaranya mengamen tidak lagi di jalanan, namun di beberapa tempat yang bagus. Contohnya perkantoran, tempat hiburan, tempat nongkrong dan sebagainya. Karena di sana ada satu orang yang peduli dengan anak jalanan dan juga mendapat support dari pemerintah setempat. drn











