*Faridawaty: Berdemokrasi dengan Dewasa dan Gembira
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Kalimantan Tengah (Kalteng) mengambil sikap atas dirusaknya baliho sosialisasi partai. Tercatat, dugaan perusakan terhadap baliho Partai NasDem itu terjadi sebanyak 2 kali.
Ketua DPW Partai NasDem Kalteng Faridawaty Darland Atjeh menyampaikan, baliho pertama kali dipasang pada 4 November 2022. Diketahui diduga dilakukan perusakan pada 11 November 2022. Kerusakan semakin parah pada 12 November 2022, namun Partai NasDem menilai itu mungkin disebabkan oleh sesuatu yang tidak disengaja.
Baliho itu pun diganti, lanjut Faridawaty, yang dipasang 13 November 2022. Nyatanya, pada 18 November 2022 terjadi perusakan kembali. Kerusakan terjadi selama 2 kali di tempat yang sama, dan posisi yang sama.
“Keseluruhan di Palangka Raya ada terdapat 4 baliho. Dari 4 baliho itu, perusakan terjadi selalu di baliho yang di Bundaran Besar. Perusakan pertama, ada bagian baliho yang robek. Berselang sehari, robeknya semakin besar. Perusakan kedua dengan menggunakan cat, yang menutupi wajah pada baliho itu,” kata Wakil Ketua DPRD Kalteng ini, saat menyampaikan komentarnya terkait perusakan baliho sosialisasi Partai NasDem, di Palangka Raya, Jumat (18/11).
Srikandi Partai NasDem ini melanjutkan, tindakan pihaknya akan melaporkan secara tertulis, termasuk ke Bawaslu, meski belum masuk jadwal. Ini sebagai peringatan dini bahwa ada yang mencoba menebar bibit kebencian dan perusakan terkait perhelatan politik.
Sebagai catatan, ungkap Faridawaty, baliho itu semata baliho sosialisasi yang di dalamnya dimuat tema “Berdemokrasi dengan Dewasa dan Riang Gembira”. ded











