-
Spirit Kalteng

Pengedar Narkoba Sampit Tewas Ditembak Polisi

31
×

Pengedar Narkoba Sampit Tewas Ditembak Polisi

Sebarkan artikel ini
Kombes Pol Kismanto Eko Saputro
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Tindakan tegas dan terukur terpaksa diberikan jajaran Ditresnarkoba Polda Kalimantan Tengah kepada salah satu pengedar narkoba di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Jumat (6/1) siang.

Riduansyah alias Duan (38) tewas usai melawan petugas ketika hendak ditangkap. Sempat diberikan tembakan peringatan sebanyak 3 kali ke arah atas, warga Jalan Mandumai, Kecamatan Baamang, Kotim tersebut terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur yang berujung pada hilangnya nyawa Riduansyah.

Ketika dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Kismanto Eko Saputro membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pelaku dilakukan penembakan di paha kanan bawah. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tidak tertolong.

“Petugas sudah melakukan tembakan peringatan sebanyak 3 kali ke arah udara. Namun pelaku terus melakukan perlawanan,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (10/1) siang.

Ia menjelaskan, peristiwa berawal ketika Subdit II Ditresnarkoba Polda Kalteng melakukan penindakan di sebuah rumah di Jalan Juanda, belakang Pasar Sejumput, Ketapang, Kotawaringin Timur, Jumat.

Sebelumnya petugas bermaksud menangkap Riduansyah di kediamannya. Ketika dilakukan penangkapan, pelaku yang juga residivis kasus narkoba melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. Setelah diberikan tembakan peringatan sebanyak 3 kali, pelaku masih tetap melakukan perlawanan, sehingga dilakukan tindakan tegas yang terukur dan mengenai paha bawah sebelah kanan.

Selanjutnya sebagian anggota yang melakukan penangkapan memberikan pertolongan dengan  membawa pelaku ke Rumah Sakit dr Murjani Sampit. Lalu sebagian anggota melakukan pengeledahan rumah dengan disaksikan ketua RT setempat dan orang tua pelaku.

Barang bukti yang diamankan dari rumah pelaku yakni 3 paket narkoba jenis sabu seberat 3,12 gram, timbangan digital, 3 unit handphone dan uang tunai Rp3 juta.

“Saat perawatan di rumah sakit pelaku meninggal dunia sekitar pukul 21.00 WIB,” jelasnya. fwa

-
-
-