PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Paguyuban Kristen Jawa Kalimantan Tengah (PKJKT) menggelar Ibadah dan Natal Perdana, di Aula Hotel Hawaii, Palangka Raya, Kamis (26/1).
Dengan mengangkat nats Yeremia 29:7, Penasihat PKJKT yang juga sekaligus sebagai pembicara dalam acara tersebut, Pdt Bambang Suwarno STh mengingatkan bahwa di mana dan kapan pun orang-orang Jawa “diaspora” harus mengupayakan kesejahteraan di mana mereka tinggal.
Sebab, untuk maksud itulah Paguyuban Jawa terbentuk, agar dapat berkontribusi dalam pembangunan Kalteng dan khususnya Palangka Raya.
Senada, Ketua PKJKT Pdt Iswanto dalam sambutannya mengatakan bahwa Panggilan umat Percaya, khususnya PKJKT agar dapat menjaga persatuan dan kesatuan dan bersinergi dengan pemerintah dalam hal pembangunan agar Kalteng semakin Berkah.
Selain itu, untuk terus saling mengasihi dan bersinergi dengan komunitas-komunitas yang ada di Kalteng ini, agar masyarakat Kalteng semakin sejahtera, sebagai mana pesan Firman Tuhan yang menjadi renungan bersama dalam Ibadah Perayaan Natal tersebut.
Wakil Gubernur Kalteng dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Perhubungan Kalteng Yulindra Dedy mengharapkan, agar suasana perayaan Natal tetap menjaga persatuan dan kesatuan dalam semangat filosofi Rumah Betang. Yakni semangat kebersamaan dan kemajuan.
Dia mengingatkan, masyarakat Kalteng adalah masyarakat yang majemuk, terdiri dari suku, ras dan agama. Keragaman yang merupakan kekayaan budaya bangsa yang sangat berharga dan menjadi kebanggaan bersama dan modal penting untuk membangun Provinsi Kalteng.
Namun, tidak dipungkiri keragaman juga berpotensi munculnya konflik horisontal. Untuk itu, ditegaskan agar bersama-sama merawat kerukunan dan memupuk toleransi dan menjaga persatuan dan menjunjung tinggi falsafah Rumah Betang.
“Kehidupan beragama di Kalteng saat ini sangat kondusif. Ini semua tidak lepas dari peran para tokoh, pemuka agama, majelis agama dalam memberikan bimbingan kepada umatnya untuk menjalankan ajaran agamanya dengan sebaik-baiknya. Sehingga tidak meributkan perbedaan, terus meningkatkan sikap saling bertoleransi, karena pada dasarnya agama mengajarkan tentang kebaikan dan perdamaian,” tegasnya. dsn











