Spirit Kalteng

PENGOSONGAN KANTOR KONI KALTENG-Teras: Pertimbangkan Lagi, Masih Banyak Gedung Lain

27
×

PENGOSONGAN KANTOR KONI KALTENG-Teras: Pertimbangkan Lagi, Masih Banyak Gedung Lain

Sebarkan artikel ini
FOTO AGUSTIN TERAS NARANG

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.IDLangkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang berencana menggunakan Gedung Komite Olah Raga Nasional (KONI) Kalteng sebagai Desk Pemilihan Umum (Pemilu), mendapat komentar dari Senator Kalteng Agustin Teras Narang.

Tanggapan tokoh Kalteng ini mencuat, pasalnya pengurus KONI Kalteng diminta mengosongkan bangunan yang sudah lama digunakan sebagai kantor itu.

Gubernur Kalteng periode 2005-2015 ini mengatakan, keputusan memang menjadi kewenangan Pemerintah Kalteng, dalam hal penggunaan aset yang dimiliki. Hanya saja, mengosongkan gedung yang selama ini digunakan KONI Kalteng, kiranya dapat dipertimbangkan kembali. Berkaca dari keberadaan KONI Kalteng selama ini, gedung itu sudah sangat lekat dengan KONI Kalteng.

Teras Narang mengharapkan, Pemerintah Kalteng untuk dapat mempertimbangkan kembali keputusan, ataupun kebijakan untuk mengosongkan gedung KONI Kalteng itu. Tentu, Pemerintah Kalteng tidak kekurangan gedung yang dapat dijadikan sebagai tempat untuk Desk Pemilu. Ini hanyalah imbauan kepada Pemerintah Kalteng.

“Menurut hemat saya, masih cukup banyak gedung lain yang dapat dipergunakan Pemerintah Kalteng, apabila memang ingin dipergunakan untuk keperluan lain. KONI Kalteng sudah mempergunakan gedung tersebut cukup lama, sehingga akan sangat bijak bila tetap mempersilakan KONI Kalteng mempergunakan gedung tersebut,” kata Teras Narang, menyikapi rencana Pemerintah Kalteng yang ingin mempergunakan Gedung KONI Kalteng, dan diminta untuk mengosongkannya, Selasa (31/1) via WhatsApp.

Menurut Teras, tentu ada gedung atau bangunan lain yang dapat dipergunakan, apabila memang Pemerintah Kalteng terdapat suatu keperluan. KONI Kalteng menggunakan gedung tersebut sudah cukup lama. Kembali, ini semata imbauan saja kepada pemerintah. Bagaimana pun, semua keputusan ada di tangan pemerintah.ded

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *