
KUNJUNGAN- Irjen Kemenkumham RI Razilu didampingi Kalapas Palangka Raya Chandran Lestyono ketika melakukan kunker di Lapas Palangka Raya.
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kunjungan kerja dilakukan Inspektur Jenderal Kemenkumham RI, Razilu, ke sejumlah UPT Pemasyarakatan di bawah Kanwil Kemenkumham Kalteng pada 24-25 Februari 2023. Selain memberikan arahan mengenai program Gerbang Transisi, kedatangan Irjen Kemenkumham RI juga bermaksud memberikan penguatan kepada UPT yang kini berjuang meraih predikat zona integritas di tahun 2023.
Didampingi Kepala Kanwil Kemenkumham Kalteng Hendra Ekaputra, rombongan terlebih dulu bergerak ke Rutan Kelas IIA Palangka Raya di Jalan Tjilik Riwut Km 5 yang kemudian disambut dengan Tarian Mandau Hatue Bakena Balinga yang artinya Tari Mandau Lelaki Gagah Tampan oleh warga binaan Rutan Palangka Raya.
Kegiatan lalu dilanjutkan dengan meninjau Ruang Layanan Publik, Sarana Asimilasi Edukasi (SAE), yaitu Perikanan dan Peternakan, Pojok Warna Rupa, Bale Seni, Bale Baca, Ruang Pendidikan Program D1 Sekolah Teologi, Blok Hunian WBP, Area Dapur Umum Rutan, Poli Klinik, Ruang Giatja Pengolahan Getah Nyatu dan Barbershop.
Pada kesempatan itu Irjen Razilu memberikan apresiasi kepada Rutan Kelas IIA Palangka Raya atas inovasi-inovasi dan perubahan yang telah dilakukan. Ia juga menyampaikan bahwa Rutan Kelas IIA Palangka Raya sudah menuju ke arah pembangunan Zona Integritas (ZI) dan mendukung Rutan Kelas IIA Palangka Raya Untuk meraih predikat WBK di tahun 2023.
”Setelah berkeliling melakukan peninjauan ke area bengkel kerja dan Sarana Asimilasi Edukasi saya melihat itu sangat bagus sekali karena memang Warga Binaan sekarang ini sudah berbeda dengan masa lalu, pemenjaraan sekarang ini yaitu dilakukan dengan pembinaan, memulihkan mereka, menyadarkan dengan memberikan berbagai keterampilan yang ada di Rutan melalui pendidikan, sarana asimilasi dan edukasi seperti perikanan, peternakan dan kerajinan getah nyatu,” ucap Irjen Razilu.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian tausiyah kepada ratusan warga binaan di Rutan Palangka Raya dan penyampaian 10 Pesan Irjen Kemenkumham ke-16 yang merupakan inti dari kegiatan gerbang transisi.
Keesokan harinya, rombongan melakukan kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIA Palangka Raya di Jalan Tjilik Riwut Km 2. Sejumlah inovasi terbaru mengenai pelayanan tak luput dari peninjauan, seperti sarana pelayanan Lapas, Klinik Lapas dan Pas Bakery.
Kunjungan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah kepada ratusan warga binaan di Lapas Palangka Raya bertempat di masjid setempat. Tausiyah merupakan kegiatan yang selalu dilakukan oleh Irjen Kemenkumham RI Razilu setiap kali melakukan kunjungan kerja ke UPT Pemasyarakatan.
Ditanyakan mengenai hal tersebut, Razilu berujar jika memberikan pesan kebaikan harus dilakukan di Lapas maupun Rutan sebagai tempat pembinaan kepribadian. Di dalam Lapas, warga binaan diberikan keterampilan dan pemulihan kesadaran.
“Untuk itu saya sebagai irjen menginginkan supaya WBP yang ada, di mana tempat saya datang mendapatkan harapan hidup ke depan. Bukan hanya memberikan tausiyah tentang agama, tapi banyak hal. Di mana WBP harus berubah, dari minus menjadi plus dan memberikan amalan sederhana agar bahagia saat hidup,” ujarnya.
Razilu menerangkan, sejauh ini Rutan dan Lapas Palangka Raya sudah menuju ke zona integritas melakukan layanan dan inovasi yang dikeluarkan. Namun, hanya terkadang ada perbedaan penilaian antara Kemenkumham RI selaku Tim Penilai Internal (TPI) dan Kemenpan RB selaku Tim Penilai Nasional (TPN) dalam hal Zona Integritas WBK.
“Jadi kita diperintah Menteri untuk pembangunan zona integritas. Di mana penilaian dilakukan secara bertahap, mulai dari tingkat kanwil, unit eselon I, kemudian ke Ditjenpas dan berlanjut ke Irjen untuk disampaikan ke Menteri Kumham serta berakhir ke Kemenpan RB. Di jenjang inilah dalam penilaian ada perbedaan persepsi, di mana TPI sudah oke, namun pandangan TPN belum,” ungkapnya. fwa











