*Suhu Maksimum 35 Derajat Celcius
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Naiknya suhu panas di Kalimantan Tengah (Kalteng) masih dirasakan. Kenaikan suhu panas disebabkan oleh melintasnya gelombang panas atau heatwave yang melintasi wilayah asia. Di Kalteng, tercatat ada sejumlah wilayah yang mengalami suhu panas cukup tinggi.
Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Palangka Raya Chandra Mukti mengatakan, selama sepekan terakhir suhu maksimum di Kalteng mencapai 35 derajat Celcius. Rentang suhunya mulai dari 33-35 derajat Celcius, terhitung sejak 21-27 April 2023.
Suhu panas yang tinggi itu, lanjut Chandra, memicu munculnya hotspot atau titik di sejumlah wilayah di Kalteng. Terhitung sejak 21-27 April 2023, terdapat 37 hotspot. Meskipun terdapat hotspot yang cukup banyak, namun untuk tingkat kemudahan kebakaran masih status low atau aman.
“Terhitung tanggal 23 April 2023 lalu adalah saat hotspot dengan juga lah yang cukup banyak, dan suhu yang paling panas. Ada 9 hotspot yang muncul pada waktu itu, dengan suhu mulai dari 33-35 derajat Celcius. Kembali, suhu yang sangat panas itu, kemudahan terbakar pada tingkat low atau aman,” kata Chandra, saat menyampaikan data terkait hotspot dan derajat panas selama sepekan saat terjadi kenaikan suhu panas akibat fenomena gelombang panas, di Palangka Raya, Kamis (27/4).
Chandra menjelaskan, karakteristik fenomena kenaikan suhu panas yang terjadi di wilayah Indonesia, merupakan fenomena akibat dari adanya gerak semu matahari. Ini merupakan suatu siklus yang biasa dan terjadi setiap tahun, sehingga potensi suhu udara panas seperti ini juga dapat berulang pada periode yang sama setiap tahunnya.
Apabila suhu udara panas, tambah Chandra, didukung tidak terjadi hujan dalam beberapa waktu, tentu potensi tingkat kemudahan terjadi kebakaran akan lebih mudah terjadi, begitu juga dengan sebaliknya. ded











