Spirit Kalteng

Kapuas Terancam Absen di Porprov Ke-12 Kotim

29
×

Kapuas Terancam Absen di Porprov Ke-12 Kotim

Sebarkan artikel ini

KUALA KAPUAS- Kabupaten Kapuas terancam absen dalam perhelatan akbar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-12 yang akan digelar di Sampit, Kotawaringin Timur. Pasalnya, dana hibah untuk pembinaan para atlet yang seharusnya sudah diterima oleh Pengurus Cabang Olahraga (Cabor) dan dana operasional pemberangkatan para atlet, tidak kunjung dikucurkan.

Sampai detik ini, dana sebesar Rp1,5 miliar yang seharusnya sudah  diterima oleh para Cabor dan Rp500 juta untuk operasional KONI serta Rp1,5 miliar  untuk keperluan Porprov belum ada satu pun yang dikucurkan, sehingga seluruh tim baik official serta atlet yang dipersiapkan guna mengikuti kegiatan tersebut tidak bisa berbuat apa-apa.

Ketua Cabor POBSI Zainal Hakim dan Ketua PSSI Samudi saat berada di Sekretariat KONI Kapuas, Jalan Maluku, mengungkapkan, karena dana tersebut belum diterima, maka mereka tak bisa mengikuti beberapa event dan turnamen serta uji tanding untuk mengetahui kesiapan dan sekaligus memantapkan para atletnya, sehingga pada saat bertanding di Porprov dapat menorehkan prestasi.

Menanggapi hal itu, Ketua KONI Kapuas H Saferiniansyah saat dikonfirmasi, Jumat (28/4), mengatakan bahwa sebenarnya ia sudah beberapa kali berkoordinasi dengan Disbudpora mempertanyakan perihal ini, sekaligus syarat dan juknis bagaimana agar dana tersebut dapat dicairkan. Dari seluruh Cabor sudah  memenuhi persyaratan administrasi yang diminta.

Bahkan menurut Saferiniansyah, dari hasil rapat bersama yang dilaksanakan pada 4 April 2023, pihak Disbudpora menyatakan dana akan dicairkan seminggu lagi,yaitu 11 April 2023, namun sampai saat  ini dana tersebut tidak kunjung diterima, baik oleh Cabor maupun KONI.

“Yang pasti, kalau dana ini tidak juga keluar atau diserahkan dalam minggu ini, walaupun kita sudah berusaha namun kalau dana yang kita perlukan guna keperluan Porprov ini tidak ada, kita mau berbuat apa? Yang pasti kita terancam absen dari ajang ini, karena tidak bisa mengirimkan atlet-atlet kita,” katanya. c-yul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *