+Pelunasan Bisa Diperpanjang hingga 12 Mei 2023?
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pelunasan biaya haji bagi Jamaah Calon Haji di Kalteng yang rencananya berakhir pada Jumat (5/5), ternyata belum mencapai 100 persen atau keseluruhan.
Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kalteng Ardiansyah menjelaskan, bahwa pelunasan biaya haji untuk Kalteng ada di angka 90 persen sejak kemarin. Diperkirakan jumlahnya akan terus bertambah di hari terakhir pelunasan.
“Kalau untuk daerah yang masih belum melakukan pelunasan, memang ada di setiap kabupaten/kotanya. Namun nantinya diharapkan akan terpenuhi terkait pelunasannya,” ucapnya kepada awak media, Jumat (5/5).
Hal itu, menurutnya, dikarenakan jamaah calon haji yang berstatus cadangan, pelunasannya hampir terpenuhi dengan persentase 90 persen. Dijelaskannya jumlah cadangan sendiri ada 150, dengan 130 di antaranya sudah melunasi biaya haji.
Artinya, kata dia, apabila nantinya ada jamaah calon haji yang hingga waktu pelunasan terakhir belum melunasi biaya terkait, maka akan digantikan oleh cadangan yang sudah melunasi. Ardiansyah juga menambahkan usai pelunasan biaya haji, tahapan berikutnya adalah penentuan kloter dan berbagai persiapan lainnya.
“Pagi tadi juga sudah disampaikan Direktur Bina Haji PHU pusat via zoom, untuk pelunasan diperpanjang hingga 12 Mei 2023. Namun masih kita tunggu surat dari Dirjen PHU Pusat untuk perpanjangan pelunasan,” pungkasnya.
Sementara itu, perlu diketahui pelunasan biaya haji terkait untuk 1.612 termasuk petugas. Setelah berakhir pelunasan, yang mana tidak ada lagi pelunasan tahap dua, maka pihaknya akan membentuk kloter. Selain itu, untuk jadwal penerbangan kloter juga sudah dikeluarkan, setelah ada hasil dari rapat pemantapan keberangkatan kloter di Jakarta.
Jumlah kloter sendiri, jelasnya, ada 330 jamaah termasuk petugas yang diambil dari seluruh kabupaten/kota, agar bergabung di satu kloter saja dan tidak terpecah atau tercerai berai. Barulah nanti tahapan selanjutnya ada manasik haji yang dipusatkan di kabupaten/kota secara bergiliran atau terjadwal. drn











