SAMPIT-TABENGAN.CO.ID-Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menginginkan pelaksanaan pemilihan umum di wilayah ini dapat berlangsung jujur dan adil. Sebab dirinya menilai keduanya menyangkut aspek penting pada proses dan hasil. Dimana proses harus sejalan dengan mekanisme yang ada dan hasilnya harus sesuai dan apa yang diperoleh dari proses.
“Bagi masyarakat kita pemilu adalah titik tolak atau starting point daripada penyelenggaraan berbagai aktivitas pemerintahan dan pembangunan jika pemilu sukses, maka Insya Allah pemerintahan dan pembangunan juga berjalan sukses,” ujarnya saat menghadiri acara serah terima kirab Pemilu tahun 2024 satu tahun menuju Pemilihan Umum tahun 2024 di halaman Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotim, Senin (29/5).
Dilanjutkannya, untuk menciptakan Pemilu tahun 2024 sebagai sarana integritas bangsa, dibutuhkan peran dari semua pihak. Oleh karena itu dibutuhkan koordinasi dan kerjasama yang aktif dan efektif seluruh stakeholder. Sehingga dalam hal ini dirinya mengajak seluruh masyarakat menyambut pemilu dengan gembira dan penuh semangat karena ini merupakan pesta rakyat dan menentukan nasib bangsa kedepannya.
“Saya berharap partisipasi Pemilu meningkat dan semua elemen bisa terlibat agar menghasilkan pemimpin yang berkualitas,” harapnya.
Selain itu dirinya juga mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkomitmen bersama untuk mendukung dan menjaga tahapan Pemilu tahun 2024 . Dimana dengan diselenggarakannya kegiatan serah terima bendera kirab Pemilu 2024, dari KPU Kabupaten Seruyan kepada KPU Kabupaten Kotim diharapkan menjadi langkah awal yang baik untuk mewujudkan Pemilu berkualitas.
Dirinya juga memastikan jika Pemkab Kotim akan mendukung pelaksanaan kirab Pemilu tahun 2024 di Kabupaten Kotim. Dengan adanya kegiatan kirab Pemilu ini, diharapkan dapat membantu memudahkan dan mengawal penyelenggaraan pemungutan suara dengan sebaik-baiknya.
Dan mampu memberikan informasi tentang proses pemilu memberikan informasi tentang siapa saja yang menjadi peserta pemilu serta memberikan pendidikan politik yang sehat kepada masyarakat.
Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Kotim Siti Fathonah Purnaningsih mengatakan, penyerahan kirab pemilu dilakukan berdasarkan instruksi KPU RI. Ada sebanyak 27 titik salah satunya di Kalimantan. Kirab pertama dilakukan dari Kalimantan Barat diserahkan ke Kalimantan Tengah, kemudian kirab diserahkan ke Kabupaten Seruyan, lalu ke Kabupaten Kotim.
Siti Fathonah juga mengatakan dirinya berterima kasih terutama kepada Pemkab Kotim yang sudah memberikan dukungan selama pihaknya melakukan kegiatan baik itu dari pelaksanaan pilkada maupun pemilu legislatif dan presiden, begitu juga dengan parpol yang tertib mengikuti aturan dan tahapan-tahapan yang dilakukan menuju pemilu.
“Selama saya menjabat sudah menyelenggarakan dua kali pemilu dan dua kali pilkada, alhamdulillah semua berjalan lancar dan aman berkat dukungan semua pihak,” tuturnya. (C-May)











