SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Kabar duka datang dari jamaah haji di Arab Saudi. Satu orang jamaah haji asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dikabarkan wafat di Tanah Suci pada Jumat (7/7) lalu.
Jamaah haji tersebut diketahui bernama Hj Maisyarah binti Oseh berusia 56 tahun. Almarhumah merupakan warga Kelurahan Sei Ijum, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.
Kepala Kementerian Agama Kotim Khairil Anwar mengatakan, almarhumah yang merupakan jamaah haji asal Kloter BDJ 04 dari Kabupaten Kotawaringin Timur dengan nomor porsi 1800024253, mengembuskan nafas terakhir pada pukul 01.30 waktu setempat.
“Innalillahiwainnailahirojiun, telah berpulang jamaah haji atas nama Hj Maisyarah. Kita berdoa semoga beliau husnul khatimah,” ujarnya, Minggu (8/7).
Dijelaskannya, almarhumah memiliki riwayat penyakit jantung. Sebelum dinyatakan meninggal dunia, kondisi almarhumah mengalami sesak nafas. Untuk pemakaman dan dokumen almarhum, menurutnya sudah diurus oleh pihak Konsulat.
Kemudian diinformasikan jika almarhumah sendiri berangkat naik haji bersama anak kandungnya. Anak kandungnya tersebut mengisi kuota pelimpahan nomor porsi orang tuanya, yakni ayah kandungnya yang telah meninggal dunia di tahun 2022 lalu.
“Tahun ini beliau berangkat sama anaknya, sebenarnya beliau (almarhum) ini berangkat di tahun 2020, namun karena kondisi pandemi tertunda. Kemudian saat di tahun 2022 karena ada kuota separo, beliau tidak masuk dalam kuota dan baru tahun ini baru bisa berangkat bersama anaknya,” jelasnya.
Menurut Khairil, rasa sedih dan haru sangat dirasakan oleh anak almarhumah yang juga ikut berhaji dengan almarhumah. Apalagi dalam hitungan hari, jamaah haji Kotim akan kembali ke Tanah Air. Namun demikian, pihak keluarga telah ikhlas melepas kepergian almarhumah, terlebih almarhumah meninggal dunia di Tanah Suci di hari yang baik.
“Saat kami tanyakan ke anak beliau, dia ikhlas melepas kepergian mamanya, apalagi meninggal di Tanah Suci di hari yang baik. Semua takdir dari Allah SWT yang harus dijalani,” tandasnya. c-may











