-
Spirit Kalteng

321 Daerah di Kalteng Masih Blank Spot

39
×

321 Daerah di Kalteng Masih Blank Spot

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kalteng Agus Siswadi
-

+ Jangankan untuk Mengirim atau Menerima Whatsapp, Pesan SMS Tidak Bisa

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Mega korupsi Base Transceiver Station (BTS), membuat pembangunan BTS di Indonesia dipertanyakan dampaknya. Apakah Kalimantan Tengah (Kalteng), terdampak atas pembangun BTS dengan anggaran yang sangat fantastis tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika,  Persandian dan Statistik Kalteng Agus Siswadi, menegaskan, di Kalteng tidak terdampak atas kasus tersebut. Dari semua BTS yang dibangun, semuanya berfungsi dengan baik. Sebab, pembangunan yang dilakukan selalu diawali dengan komunikasi dan koordinasi apakah BTS berfungsi dengan baik atau tidak.

Agus mengatakan, komunikasi dan koordinasi rutin dilakukan dengan pemerintah kabupaten dan kota, untuk menjamin dan memastikan BTS yang dibangun itu berfungsi. Apabila BTS yang dibangun tidak berfungsi dengan baik, maka serah terima barang akan ditolak dengan tegas.

“Pernah ada permintaan, BTS itu masih belum bisa dioperasikan, tapi diminta untuk tanda tangan serah terima dan menyatakan bahwa BTS tersebut bisa beroperasi. Hal ini dengan tegas saya tolak. Sebab, sejak awal pelaksanaan program BTS ini dijalankan, maka daerah harus penuh kehati-hatian dalam melakukan pengecekan. Apabila benar bisa beroperasi, maka akan dilakukan serah terima, sebaliknya bila tidak berfungsi maka dengan tegas ditolak,” kata Agus menanggapi keberadaan BTS di Kalteng, Selasa (11/7).

Agus menjelaskan, di Kalteng ada 321 wilayah yang masuk dalam kategori blank spot. Target Pemerintah Pusat, tahun 2024 BTS untuk 321 ini akan selesai dibangun, sehingga tidak ada kagi wilayah blank spot di Kalteng. Wilayah blank spot tidak hanya di kabupaten, ada sejumlah wilayah di Palangka Raya yang juga mengalami blank spot. 

Sebab itu, Agus berharap, tahun 2024 semua BTS di 321 wilayah ini selesai dibangun. Kondisi sekarang ini, di 321 wilayah ini, jangankan untuk mengirimkan atau menerima whatsapp, pesan berupa short message service (sms), masyarakat juga sangat kesulitan. Apabila mampu terbangun, maka blank spot tidak akan ada lagi di Kalteng. ded

-
-
-