Spirit Kalteng

Pemkab Harap CSR Perusahaan Sentuh Dunia Pendidikan

24
×

Pemkab Harap CSR Perusahaan Sentuh Dunia Pendidikan

Sebarkan artikel ini
CSR PENDIDIKAN-Bupati Kotim Halikinnor menyapa pelajar Kotim (FOTO/MAYA SELVIANI)

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) berharap program Coorporate Social Responbility (CSR) dari perusahaan yang beroperasi di tempat itu dapat menyentuh dunia pendidikan. Apalagi saat ini permasalahan yang terjadi di dunia pendidikan Kotim yakni belum lengkapnya sarana dan prasarana di sejumlah sekolah baik di perkotaan maupun di pelosok.

Bupati Kotim Halikinnor meminta seluruh perusahaan yang beroperasi di Kotim dapat mengucurkan program CSRnya untuk membangun ruangan kelas di sejumlah sekolah. Apalagi saat ini permasalahan kurangnya ruangan kelas banyak dialami oleh sekolah terutama di tingkat sekolah dasar (SD).

“Kalau dana ABPD kita tidak memungkinkan untuk membangun sarana dan prasarana kan bisa saja kita perusahaan membantu untuk mengucurkan CSR nya membantu bangun ruangan kelas, misal 50 persen dari pemerintah 50 persen dari CSR,,” ungkapnya Kamis (20/7/2023).

Menurutnya, setiap perusahaan punya kewajiban untuk mengucurkan CSRnya. Untuk pembagiannya, bisa saja Pemkab yang menentukan di lokasi mana sebaiknya CSR diberikan. Selama ini ia menilai komunikasi terkait pengucuran CSR tiap perusahaan belum maksimal terarahkan karena komunikasi yang masih belum optimal dilakukan. Untuk itu dalam waktu dekat ini ia akan menggelar rapat forum CSR supaya pembagian CSR bisa secara merata dirasakan.

Dengan menggunakan dana CSR para investor juga bisa turut merekrut tenaga pendidik agar anak usia sekolah terutama yang berada di wilayah pedalaman atau pedesaan bisa juga turut mengenyam bangku pendidikan .

“Kita juga masih terkendala kurangnya tenaga guru dan kesehatan. Jika para investor mau ikut berpartisipasi maka beban Pemkab sendiri tentunya akan menjadi ringan,”ungkapnya.

Meski demikian, diakuinya sejauh ini pun sudah ada beberapa perusahaan besar swasta yang bergerak di bidang pengolahan kelapa sawit menerapkan atau menggunakan csrnya untuk turut memajukan pendidikan Kotim,ia pun mengapresiasi hal tersebut.

Selain pada dunia pendidikan, ia juga mengharapkan dana CSR dari perusahaan juga bisa dimanfaatkan seperti dengan membantu pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan lainnya di daerah pelosok.(MS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *