Spirit Kalteng

DIAMANKAN SATPOL PP-Koordinator Pengamen Anak Miliki Emas Rp51 Juta

48
×

DIAMANKAN SATPOL PP-Koordinator Pengamen Anak Miliki Emas Rp51 Juta

Sebarkan artikel ini
ISTIMEWA DIAMANKAN-Mesah (43) yang terkenal sebagai koordinator pengamen anak jalanan ternyata menyimpan emas senilai Rp51.835.500 dengan 21 lembar kwitansi dan perak sejumlah Rp965.600 dengan 14 lembar kwitansi serta uang tunai Rp2.100.000 dan satu buah handphone merek Vivo,

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID – Seorang wanita yang sebelumnya sempat viral memiliki mobil mewah dan rumah bagus bertingkat dua, Mesah (43) dan terkenal sebagai koordinator pengamen anak jalanan kini berulah lagi menjadi toko emas berjalan.

Saat diamankan petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kotawaringin Timur, Mesah memamerkan dan menawarkan ingin memberikan salah satu perhiasannya kepada petugas dan para wartawan yang tengah meliput.

Kepala Bidang Penegakan Perundang-Undangan Daerah Satpol PP Kotim Sugeng Riyanto, Senin (24/7), mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan kembali Mesah lagi dengan sejumlah barang bukti, yaitu uang tunai Rp2.100.000, satu buah handphone merek Vivo, emas sejumlah Rp51.835.500 dengan 21 lembar kwitansi dan perak sejumlah Rp965.600 dengan 14 lembar kwitansi.

Menurutnya, saat ini pihaknya tengah memproses BAP yang bersangkutan untuk segera diserahkan kepada Polres Kotim. Karena sampai sekarang yang bersangkutan ini masih tidak mengakui perbuatannya, padahal barang bukti sudah ada.

Kepada petugas, kata Sugeng, Mesah mengaku mau menjemput suaminya yang sedang pijat di daerah Baamang. “Namun kami mengetahui beliau ini sedang mengintai di sekitar Kantor Satpol PP. Bahkan diamankan pun di dekat kantor sini, kita jalan kaki saja waktu mengamankan,” tegasnya.

Sementara itu diketahui, Mesah mengaku hanya memiliki dua orang anak dan menurutnya anaknya masih berstatus sekolah di Kabupaten Seruyan.

“Sekarang saya masih memproses surat kepindahan sekolah anak saya ke Sampit, namun untuk proses itu memerlukan biaya dan saya juga tidak ada memaksa anak saya untuk mengamen. Itu ke Mawan mereka sendiri kalau mereka ingin berangkat, maka saya persilahkan kalau pun tidak, juga tidak masalah, karena saya juga punya usaha menjual ikan di pasar,” ucap Mesah kepada wartawan.

Mesah juga menawarkan beberapa perhiasannya seperti gelang dan kalung kaki kepada sejumlah petugas yang saat itu berada di sekitarnya beserta kepada para wartawan.

“Kalau ada yang mau silahkan ambil, tapi yang kecil ini saja. Asalkan saya bisa dibebaskan, karena saya ingin menjemput suami saya,” ucapnya. c-may

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *