PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kalimantan Tengah memiliki sejumlah pintu masuk. Ada dari darat, laut, dan udara. Ketiganya memiliki arus lalu lintas yang cukup padat. Terlebih, Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi salah satu daerah yang memiliki potensi besar untuk berinvestasi. Kondisi ini membuat Kalteng semakin ramai dikunjungi.
Menyikapi kondisi tersebut, Senator Kalteng, Agustin Teras Narang (Terang), menyurati Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berkenaan dengan penambahan jumlah layanan transportasi, khususnya transportasi udara. Penambahan yang menjadi perhatian adalah layanan jumlah penerbangan di Bandar Udara (Bandara) Iskandar, Pangkalan Bun.
Menurut Teras Narang, Bandara Iskandar Pangkalan Bun sebagai salah satu yang ramai digunakan, selain Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya. Bandara Iskandar menempati posisi kedua, setelah Bandara Tjilik Riwut, yang mengacu pada data statiatik Kalteng.
”Berdasarkan data statistik Kalteng, penerbangan Keteng terkonsentrasi di Bandara Tjilik Riwut sebesar 57,85 persen, diikuti Bandara Iskandar, Pangkalan Bun sebesar 31,48 persen, dan ketiga Bandara Haji Asan, Sampit sebesar 6,50 persen. Itu dari sisi penumpang, sementara dari sisi barang, Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya mencapai 1.213 ton, atau sekitar 68,10 persen. Bandara Iskandar, Pangkalan Bun mencapai 22,59 persen, dan Bandara H Asan, sebesar 7,42 persen,” kata Teras Narang, saat menyampaikan surat permintaan penambahan layanan jumlah penerbangan di Bandara Iskandar, Pangkalan Bun, Minggu (27/8) via whatsapp.
Kembali saya sampaikan, kata Teras Narang, semua permintaan itu mengacu pada data yang disampaikan oleh BPS Kalteng. Meski faktanya perkembangan tengah terjadi di wilayah ini, baru ada satu maskapai penerbangan menuju Bandara Iskandar dengan jadwal terbang yang terbatas. Hal ini berdampak pada tingginya harga tiket penerbangan yang menyulitkan masyarakat dan berpotensi mengganggu pertumbuhan ekonomi daerah.
Teras Narang mengungkapkan, untuk itu perkenankan kami meminta agar rute penerbangan menuju Bandar Udara Iskandar di Pangkalan Bun, dapat segera ditingkatkan/ditambah, dengan mendorong masuknya maskapai penerbangan lain. Hadirnya berbagai maskapai akan menumbuhkan kompetisi yang sehat dan mencegah monopoli yang merugikan kepentingan konsumen, masyarakat, maupun daerah.ded











