Spirit Kalteng

Kaum Muda Harus Jadi Contoh Generasi Toleran

16
×

Kaum Muda Harus Jadi Contoh Generasi Toleran

Sebarkan artikel ini
Kaum Muda Harus Jadi Contoh Generasi Toleran
MOTIVASI- Senator Kalteng Agustin Teras Narang memberikan kuliah umum, sekaligus memberikan motivasi kepada para mahasiswa dari 23 kampus se-Indonesia, di Jakarta, belum lama ini. ISTIMEWA

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID Bapak Pembangunan Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustin Teras Narang dalam berbagai kesempatan ketika bertemu dengan mahasiswa ataupun pelajar, tidak henti-hentinya terus memberikan motivasi, semangat, dorongan dan juga pandangan akan tantangan yang akan dihadapi di depan nantinya.

Pencetus Program Kalteng Harati ini selalu menekankan, generasi muda jangan menjadi penopang, tapi harus menjadi pelaku. Generasi muda Kalteng harus mengambil peranan penting, dan berani berkata “Saya Siap dan Saya Berani”. Semua itu, harus dimulai dari diri sendiri, untuk kemudian dapat bergabung di masyarakat.

Teras Narang selalu katakan, To Change The World, We Must Start From Ourself atau untuk mengubah dunia, harus dimulai dari diri sendiri. Kutipan ini selalu disampaikan kepada para generasi penerus bangsa ini, khususnya generasi muda Kalteng.

Dunia kampus mengubah cara berpikir kita. Sejak jadi mahasiswa kita menjadi bagian masyarakat intelektual. Hal ini saya sampaikan pada para mahasiswa dari 23 kampus se-Indonesia.

“Saya mengisahkan pengalaman ketika menjadi mahasiswa, dan bagaimana tantangan kekinian yang mereka perlu cermati. Termasuk soal tantangan bonus demografi hingga praktik toleransi yang perlu terus dikembangkan. Sebagai seorang putera daerah kalimantan, pindah dari kota kecil ke kota besar bagi saya adalah pengalaman menantang. Bersyukur ada dalam pergaulan dengan orang-orang yang aktif berorganisasi. Jadi di kampus saya menjadi bagian dan pimpinan senat mahasiswa. Saat itu ada leadership training course yang mendukung pengembangan dan persiapan kita sebagai leader di masyarakat,” urai Senator Kalteng ini, Kamis (19/10).

Sebagai seorang Kristen yang hidup di lingkungan Islam, kata Teras Narang, dirinya juga merasa beruntung. Karena hidup dekat langgar, setiap pagi mendengar azan saat itu adalah bagian dari hidup kami. Sehingga, toleransi, dan kebhinekaan sudah jadi hidup sehari-hari, sebagaimana umumnya jadi pengalaman banyak masyarakat Indonesia.

Jadi, lanjut Anggota DPD RI Dapil Kalteng ini, ketika ada mahasiswa dari Medan dalam program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, dan bertanya soal pemimpin daerah yang tidak memfasilitasi perizinan rumah ibadah, saya harap generasi muda ini punya sikap jelas. Sesuai Pancasila dan konstitusi sebagai sumber hukum, generasi muda diharapkan mau menjadi contoh generasi yang toleran. Juga jadi pihak yang berani mengingatkan para pemimpin daerah yang ingkar, atas sumpah jabatannya untuk taat hukum.

“Saya juga ingatkan mahasiswa punya peran penting membentuk wajah pemerintahan lewat demokrasi. Jadi kalau pemerintahan tidak bekerja baik, atau juga intoleran, itu juga konsekuensi pilihan dalam sistem demokrasi. Semua kembali dari generasi muda, karena sikap kepemimpinan dan komitmen pada kemajemukan serta kemajuan bangsa, harus dimulai dari diri kita sendiri,” tutup Teras Narang. ded