PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID-Kontes Kambing Peternak Tahun 2023 yang merupakan inisiatif dari Sentra Peternak Rakyat (SPR) Jadi Mulya, Desa Suka Makmur, Kecamatan Kotawaringin Lama, mendapatkan dukungan dari Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Barat.
Kepala Dinas Pertanian Kobar Kris Budiastuti mengatakan, dalam upaya pengembangan sektor peternakan di Kobar, pihaknya memberikan dukungan penuh atas kegiatan yang dilaksanakan SPR Jadi Mulya Kecamatan Kotawaringin Lama.
“Kami sangat mengapresiasi adanya inisiatif kegiatan Kontes Kambing Peternak ini. Melalui Kontes Peternak Kambing tersebut, akan memacu peternak untuk semangat dalam mengembangkan ternaknya, sehingga secara tidak langsung sektor peternakan akan meningkat di Kobar,” kata Kris Budi Hastuti, Kamis (2/11).
Menurutnya, dalam pengembangan sektor peternak, harus dilakukan berbagai inovasi, tentunya dalam pengembangan ternak kambing itu akan menciptakan kambing yang terbaik, sehingga dapat dikembangbiakkan.
“Kegiatan Kontes Kambing Peternak di Desa Suka Makmur, Kecamatan Kotawaringin Lama merupakan kegiatan yang pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Kobar, dan kami memberikan dukungan dengan memfasilitasi dewan juri, dengan melibatkan Pengawas Perbibitan Ternak, Kesehatan Hewan dan dari Penyuluh Peternakan, serta diberikan piagam penghargaan, serta trofi atau piala,” ujar Kris Budi.
Karena antusias peserta dari Kabupaten Kobar, bahkan dari luar daerah juga mengikuti perlombaan tersebut, pihaknya berencana akan mengagendakan rutin Kontes Kambing Peternak setiap tahunnya.
“Untuk menambah motivasi peternak, kami sampaikan dengan SPR Jadi Mulya, agar kegiatan ini dikomunikasikan dengan dinas, sehingga dapat menjadi agenda rutin setahun sekali,” imbuhnya.
Ketua Panitia Pelaksana Kontes Kambing Peternak 2023 Muhammad Toha menjelaskan, kegiatan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Dinas Pariwisata tersebut, diikuti peserta dari 3 kabupaten yaitu Kotawaringin Barat, Lamandau, Sukamara dan dari Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Muhammad Toha menyebutkan, adapun jenis kambing yang dikonteskan yaitu Jawa Randu dan PE, terdiri dari Pejantan Extrim (umur kambing bebas), Indukan (umur kambing bebas) dan Bakalan (umur minimal 7 bulan dan maksimal sebelum poel). Dengan total hadiah Rp10 juta.
“Kontes Kambing Peternak yang digelar oleh SPR Jadi Mulya ini, sebagai embrio atau menciptakan pasar hewan, khususnya pasar kambing di Kobar. Untuk teknisnya, misalnya 1 bulan sekali atau 3 minggu sekali,” ujar Muhammad Toha. c-uli





